KPK Sudah 100% Buka Akses Penyelidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi sudah memberikan akses seluas-luasnya dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras ke wajah penyidik Novel Baswedan.
MG Noviarizal Fernandez | 18 April 2017 21:36 WIB
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyapa wartawan saat akan dirujuk ke rumah sakit khusus mata, di Jakarta, Selasa (11/4). - Antara/Aprillio Akbar

Kabar24.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi sudah memberikan akses seluas-luasnya dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras ke wajah penyidik Novel Baswedan.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan jika pihak kepolisian berhasil mengungkap siapa pelaku penyiraman tersebut, dalang di balik aksi tidak terpuji pun bisa terungkap.

“Tentunya yang pertama kita minta kepada Mabes Polri dan sangat berharap dalam waktu yang tidak lama mendapatkan pelaku penyerangan itu,” ungkapnya, Selasa (18/4/2017).

KPK, lanjutnya, sejak awal telah memberikan akses 100% kepada polisi termasuk menyerahkan semua informasi yang dianggap bermanfaat untuk mengungkap siapa dibalik penyerangan terhadap Novel.

“Karena itu penting sekali kami berharap dan terima kasih juga kepada Mabes Polri kepada Kapolri dan Kapolda yang sudah bekerja dan membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan ini,” tambahnya.

Sejauh ini KPK, paparnya, telah memnta agar pemeirntah turut menanggung biaya pengobatan Novel Baswedan di Singapura. Pasalnya, jika Novel harus operasi untuk menganti kornea maka setidaknya membutuhkan biaya sebesar Rp400 juta.

“Asuransi pimpinan itu ada limitnya, kalau biaya keluar negeri tidak di tanggung. Oleh karena itu, KPK pemerintah untuk menanggung biaya itu, ya, Alhamdulilah Presiden menyetujui hal itu,” ungkapnya.

Tag : novel baswedan
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top