PILGUB DKI 2017 : Ketum PBNU, Pilkada Bukan Perang

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menilai suasana menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menunjukkan optimisme warga Ibu Kota dalam menghadapi pesta demokrasi.
Newswire | 18 April 2017 22:22 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj (tengah). - www.kemenag.go.id

Kabar24.com, JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menilai suasana menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menunjukkan optimisme warga Ibu Kota dalam menghadapi pesta demokrasi.

"Ini semestinya merupakan gejala positif yang menandai bahwa masyarakat percaya pada proses-proses politik yang digariskan oleh hukum di negeri ini," katanya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Dikatakan, demokrasi tanpa partisipasi sama halnya kepemimpinan tanpa legitimasi. Bahwa semakin mendekati hari pemilihan eskalasi politik cenderung meningkat, menurut dia hal yang wajar.

Hanya, Said Aqil mengingatkan, bahwa politik adalah upaya perbaikan hidup bersama menuju jalan keselamatan. Jika kecenderungan justru pada perusakan, maka proses itu bukan lagi politik, melainkan perang.

"Pilkada DKI 2017 adalah bagian dari proses politik, bukan perang," kata Said Aqil menandaskan.

Pilkada momentum untuk menguji diri seberapa dewasa warga menempuh kesanggupan hidup bersama berdasar asas kewarganegaraan yang patuh pada konstitusi.

Dia pun menegaskan bahwa kontestan Pilkada DKI adalah warga negara yang sah dengan segala hak dan kewajibannya.

"Ahok  China, Anies Arab. Tidak, mereka adalah orang Indonesia," kata Said Aqil.

Lulusan Universitas Ummul Quro, Mekkah, Arab Saudi itu mengatakan bahwa kekuasaan politik bersifat nisbi, apalagi dalam demokrasi.

"Maka begitu seseorang memaksakan kehendaknya, memutlakkan nafsu politiknya, jangan-jangan ia sedang menuhankan diri," kata Said Aqil.

 

Sumber : Antara

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top