Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPATK Siapkan Strategi Baru Buru Pelaku Pencucian Uang

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyiapkan strategi baru untuk memburu para pelaku kejahatan pecucian uang pada tahun 2017n
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 02 Januari 2017  |  18:59 WIB
Ilustrasi. - .MediumTermNotes.com
Ilustrasi. - .MediumTermNotes.com

Kabar24.com, JAKARTA– Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyiapkan strategi baru untuk  memburu para pelaku kejahatan pecucian uang pada tahun 2017.

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, strategi baru tersebut diperlukan karena para pelaku kejahatan tidak berhenti menyembunyikan hasil kejahatannya.

“Pelaku kejahatan tidak akan berhenti untuk berusaha menyembunyikan hasil kejahatannya yang dapat merusak stabilitas sistem keuangan,” kata Kiagus seperti dikutip dalam laman resmi PPATK, Senin (2/1/2016).

Salah satu langkah untuk mendukung pemberantasan pelaku kejahatan pencucian uang adalah dengan bekerja sama dengan lembaga lainnya, diantaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan selaku Lembaga Pengwas dan Pengatur (LPP).

Kerja sama itu membahas strategi baru dalam melakukan pemeriksaan terhadap penyedia jasa keuangan dan penyedia barang jasa (PBJ) pada tahun ini.

“PPATK mengharapkan LPP agar dapat mendorong PJK maupun PBJ yang diawasinya untuk melaksanakan berbagai regulasi yang ada sehingga dapat meningkatkan Kepatuhan terhadap berbagai kewajiban yang diamanatkan Undang-Undang,” jelasnya.

Menurutnya,  bantuan dari LPP tersebut bakal memperkuat pelaksanaan kepatuhan terhadap regulasi dalam rezim Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT). 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cuci uang
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top