Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KY Siap Awasi Sidang Ahok

Komisi Yudisial (KY) bakal mengawal perkara dugaan penodaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 07 Desember 2016  |  14:37 WIB
KY Siap Awasi Sidang Ahok
Kantor Komisi Yudisial - setkab.go.id
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) bakal mengawal persidangan perkara dugaan penodaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok.

Juru Bicara KY Farid Wajdi mengatakan, perkara tersebut termasuk perkara yang menyita perhatian publik. Sehingga, mereka juga memiliki kewajiban supaya sidang tersebut jauh bebas intervensi dan berlangsung tertib. 

"Belajar dari pengalaman kasus praperadilan di Jakarta Selatan, dimana KY ikut juga terlibat baik sebagai pemantau maupun pelindung hakim," kata Farid di Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Berdasarkan pengalaman tersebut, dia pun mencatat beberapa hal yang patut diperhatikan, salah satunya terhadap proses persidangan nanti, KY menghimbau seluruh pihak supaya menjaga ketertiban persidangan dan menyampaikan aspirasinya secara terukur.

Menurutnya, apapun hasil putusannya, semua musti menggunakan jalur yang telah diatur, misalnya melalui banding, kasasi, atau bahkan PK.

"Sementara jika diduga terdapat pelanggaran kode etik yang dilakukan hakim, maka gunakan mekanisme pelaporan yang berlaku baik di KY maupun MA," jelasnya.

Adapun sidang Basuki T. Purnama sendiri bakal digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara pada Selasa (13/12/2016).

Lokasi persidangannya di Pengadilan Jakarta Pusat Gajah Mada. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ky Sidang Kasus Ahok
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top