Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Gelar Perkara Ahok Diumumkan Besok

Polri menjanjikan hasil gelar perkara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas dugaan penistaan agama diumumkan besok (16/11/2016). Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan rencananya kepolisian akan mengumumkan sebelum pukul 15.00 WIB.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 15 November 2016  |  19:05 WIB
Hasil Gelar Perkara Ahok Diumumkan Besok
Suasana gelar perkara dugaan kasus penistaan agama di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11). Gelar perkara dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama tersebut dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan sejumlah ahli baik dari pihak pelapor maupun terlapor. - ANTARA
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Polri menjanjikan hasil gelar perkara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas dugaan penistaan agama diumumkan besok, Rabu (16/11/2016).

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan rencananya kepolisian akan mengumumkan sebelum pukul 15.00 WIB.

“Hasil keseluruhan akan disampaikan besok [hari ini], tidak lebih dari pukul 15.00 [WIB]. Waktu dan tempat akan kami tentukan nanti,” ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Saat ini masih tersisa satu agenda gelar perkara, yakni mendengar pemaparan dari ahli yang dipilih oleh penyidik Bareskrim Polri.

Boy mengatakan, gelar perkara hari ini akan rampung lebih kurang pukul 20.00 WIB.

Setelahnya, kemungkinan besar pimpinan gelar perkara, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto akan menyampaikan kesimpulan sementara secara tertutup.

“Bukan kesimpulan keseluruhan. Hasil keseluruhan akan disampaikan besok,” kata Boy.

 Adapun gelar perkara telah berlangsung sejak pukul 09.00 WIB.

Gelar perkara tersebut dilakukan secara terbuka terbatas dengan mengundang pengawas eksternal kepolisian, seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Ombudsman Republik Indonesia.

Masing-masing lembaga tersebut mengirimkan tiga orang perwakilan. Kehadiran mereka hanya sebagai pengawas, tanpa memiliki hak untuk memberikan padangan selama proses gelar perkara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok DEMO 4 NOVEMBER Gelar Perkara Ahok
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top