Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa 'Hukuman Tuhan, Vatikan Kecam Siaran Radio Sayap Kanan Katolik

Vatikan, Jumat (4/11/2016), mengecam siaran radio sayap kanan Katolik yang mengatakan rangkaian gempa di Italia dalam tiga bulan terakhir adalah "hukuman Tuhan" karena pengakuan negara terhadap pernikahan sesama jenis.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 05 November 2016  |  18:28 WIB
Gempa di Kota Norcia, Italia. - REUTERS
Gempa di Kota Norcia, Italia. - REUTERS

Bisnis.com, KOTA VATIKAN  -  Vatikan, Jumat (4/11/2016), mengecam siaran radio sayap kanan Katolik yang mengatakan rangkaian gempa di Italia dalam tiga bulan terakhir adalah "hukuman Tuhan" karena pengakuan negara terhadap pernikahan sesama jenis.

"Ungkapan itu menyerang umat Kristiani dan non-Kristiani," kata Wakil Sekretaris Uskup Agung Negara, Angelo Becciu seperti dikutip media setempat.

Ia pun meminta maaf terhadap para korban gempa atas komentar yang disiarkan jaringan radio katolik, Radio Maria pekan ini.

Penyiar mengatakan, rangkaian bencana, termasuk satu gempa pada Agustus yang menewaskan 300 orang, menghancurkan bangunan dan gereja di kota Italia Tengah merupakan "hukuman Tuhan" terhadap dosa manusia.

Dosa itu termasuk pengesahan pernikahan sesama jenis akhir Mei lalu, tambahnya.

Kawasan Italia Tengah kembali diguncang gempa akhir Oktober. Kekuatan gempa itu dianggap cukup besar dalam beberapa dasawarsa terakhir. Walaupun banyak bangunan rusak, bencana itu tak menyebabkan korban jiwa atau luka parah.

Becciu mengatakan Radio Maria sebelumnya telah menerima banyak kritik dan dianggap sebagai anti-Semit. Ia menyarankan agar media itu "memperhalus bahasanya" dan mengikuti anjuran Gereja untuk mengasihi sesama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vatikan Gempa Italia

Sumber : ANTARA/REUTERS

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top