Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa Italia: Ribuan Pengungsi Tidur di Mobil dan Tenda

Ribuan orang di Italia tengah menghabiskan malam di mobil, tenda dan akomodasi sementara setelah gempa keempat di area tersebut terjadi dalam tiga bulan terakhir.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 31 Oktober 2016  |  16:36 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Ribuan orang di Italia tengah menghabiskan malam di mobil, tenda dan akomodasi sementara setelah gempa keempat di area tersebut terjadi dalam tiga bulan terakhir.

Gempa berkekuatan 6,6 SR tersebut-yang terkuat di Italia dalam beberapa puluh tahun terakhir-terjadi di daerah yang berdekatan dengan lokasi gempa terakhir yang menewaskan 300 orang Agustus lalu.

Meski belum dilaporkan korban tewas, tapi setidaknya sudah ada sekitar 20 orang terluka. Gempa susulan masih terus meruntuhkan bangunan.

Di kota Norcia, di daerah Perugia, dekat dengan pusat gempa yang terjadi pada Minggu pagi, penduduk setempat memutuskan untuk tetap tinggal di rumah mereka. Sedangkan penduduk lainnya menghabiskan malam di tenda-tenda dekat kota atau tinggal di tempat penampungan sementara di Pantai Adriatik.

"Ini akan menjadi malam yang sulit, gempa 6,5 SR jelas mengubah situasi," kata ketua Pertahanan Sipil Italia, Fabrizio Curcio sebagamana dikutip BBC.co.uk, Senin (31/10/2016).

Penduduk Norcia, Stefano Boldrini, yang kini tinggal di sebuah van bersama anak perempuannya yang berusia 8 tahun, ditanya apakah dia akan tinggal di daerah tersebut.

"Tidak, kami tidak bisa. Tidak ada lagi sekolah atau gereja atau kantor polisi. Di sini tidak ada apa-apa lagi," katanya.

Basilika Santo Benediktus Norcia dari abad pertengahan termasuk salah satu situs sejarah yang hancur.

Evakuasi dari bangunan di Italia tengah yang rentan terhadap aktivitas seismik minggu lalu telah menyelamatkan banyak nyawa. Menurut pejabat berwenang, tiga orang yang diselamatkan dari reruntuhan di kota Tolentino berada dalam kondisi hidup.

Getaran akibat gempa terakhir terasa sampai ibu kota Roma yang kemudian mematikan jaringan kereta api Metro selain terasa sampai ke Venezia di utara.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Italia
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top