Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Delapan Santri Langitan Tuban Tenggelam di Bengawan Solo

Delapan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (7/10/2016) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo masih belum ditemukan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Oktober 2016  |  14:38 WIB
Bengawan Solo di saat kering
Bengawan Solo di saat kering

Kabar24.com, BOJONEGORO - Pencarian atas santri Langitan, Tuban, yang dilaporkan tenggelam di Bengawan Solo masih terus dilakukan.

Delapan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (7/10/2016) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo masih belum ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Asep, Jumat mengatakan personel BPBD Tuban dengan dibantu BPBD Lamongan masih mencari delapan korban santri Ponpes Langitan Widang, Tuban, yang dilaporkan tenggelam di Bengawan Solo.

Ia menjelaskan delapan santri Ponpes Langitan tenggelam ketika naik perahu dari Ponpes Langitan, di Widang, Tuban menuju Pasar Babat, Lamongan, Jumat sekitar pukul 09.00 WIB.

Ketika itu ada 25 santri yang naik perahu di Bengawan Solo dari ponpes menuju Pasar Babat, Lamongan, yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Dalam perjalanan, perahu bermuatan 25 santri oleng dan tenggelam di tengah Bengawan Solo yang ketinggian airnnya cukup besar.

"Perahu itu tenggelam di tengah-tengah perjalanan dari Ponpes menuju Pasar Babat. Tenggelamnya perahu kemungkinan karena terlalu banyak beban muatan, sehingga oleng dan tenggelam," ucap Asep.

Dalam kejadian itu, 17 santri berhasil selamat, sedangkan delapan santri lainnya belum ditemukan.

"Kami mencari delapan santri yang belum ditemukan juga dibantu masyarakat," tambah asep.

Sesuai data nama-nama delapan santri yang belum ditemukan yaitu Ahmad Umar, 12, Abdullah Umar, 15, M Barikli Amri, 12, M. Lujianidani, 13, M. Muksin, 16, Khabib Rizki, 15, Mabrur, 18, dan Afiq Fadhil, 19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sungai bengawan solo tuban Hari Santri

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top