Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dikeroyok di Transjakarta, Ini Kisah Andrew Usai Lapor Polisi

Aksi pemukulan oleh orang tak dikenal di Halte Transjakarta JCC Senayan menimpa seorang warga Palmerah, Andrew Budikusuma.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 30 Agustus 2016  |  13:59 WIB
Dikeroyok di Transjakarta, Ini Kisah Andrew Usai Lapor Polisi
Ilustrasi - openclipart.org
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Aksi pemukulan oleh orang tak dikenal di Halte Transjakarta  JCC Senayan menimpa seorang warga Palmerah, Andrew Budikusuma.

Andrew, korban, menyebutkan aksi pemukulan tersebut terjadi Jumat malam (26/8/2016) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Tepat di halte JCC Senayan saya ditarik keluar [dari Transjakarta] saya ditarik keluar dan dikeroyok,” kata Andrew di Polda Metro Jaya usai melaporkan kejadian yang menimpanya, Selasa (30/8/2016).

Menurut Andrew, sebelum mengeroyok dirinya sejumlah pelaku melontarkan kata-kata "Lu Ahok bukan?" sambil menunjuknya. Adapula yang menyebutkan, "mau pilih merem atau sipit?"

Andrew berharap dengan melaporkan kasus ini, pengeroyok bisa ditangkap dan dirinya bisa mengetahui motif pemukulan yang dia alami. Sebab, menurut pengakuannya dia tidak mengenal satu pun orang yang melakukan pengeroyokan padanya.

“Saya bingung, saya bukan asli orang Jakarta dan enggak bisa mendukung Pak Basuki secara langsung. Saya tidak peduli politik yang ada,” katanya.

Menurutnya, rekaman pengeroyokan ini masih ada di pihak Transjakarta, khususnya di Halte Senayan.  Hal inilah yang mendorongnya untuk melakukan pelaporan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok pengeroyokan
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top