Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Kehakiman Sebut PM Inggris Selanjutnya Harus dari Kubu Brexit

Menteri Kehakiman Inggris Michael Gove, yang berniat untuk menjadi Perdana Menteri menggantikan David Cameron, pada Jumat (1/7/2016) mengatakan bahwa pemimpin negara berikutnya haruslah seseorang yang mendukung Inggris keluar dari Uni Eropa.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 01 Juli 2016  |  20:54 WIB
Memantau pergerakan saham usai Brexit - Reuters
Memantau pergerakan saham usai Brexit - Reuters

Kabar24.com, LONDON - Menteri Kehakiman Inggris Michael Gove, yang berniat untuk menjadi Perdana Menteri menggantikan David Cameron, pada Jumat (1/7/2016) mengatakan bahwa pemimpin negara berikutnya haruslah seseorang yang mendukung Inggris keluar dari Uni Eropa.

 “Saya yakin perdana menteri berikutnya haruslah dari kubu yang menang (Brexit). Sederhananya, yang harus memimpin Inggris keluar dari Uni Eropa adalah seseorang yang berjuang agar Inggris keluar,” kata Gover seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/7/2016).

Rival utamanya untuk maju sebagai perdana menteri Inggris berikutnya dari partai Konservatif yang saat ini berkuasa adalah Theresa May, Menteri Dalam Negeri Inggris yang tempo hari mendukung agar Inggris tetap bergabung dengan Uni Eropa.

Perdana Menteri mengumumkan rencananya mengundurkan diri pada 24 Juni, beberapa jam setelah dia kalah dalam referendum.

Gove menjanjikan dana ekstra sebesar 100 juta pound sterling (US$133 juta) per minggu untuk Layanan Kesehatan di Inggris pada 2020 jika dia terpilih sebagai Perdana Menteri Berikutnya.

Dia menjanjikan hal ini dalam sebuah pidato. Salah satu argumen kubu  paling kontroversial hingga saat ini pada kampanye referendum adalah pernyataan bahwa saat ini Inggris membayar  350 juta pound sterling setiap minggu kepada Uni Eropa yang seharusnya akan lebih baik jika dialokasikan untuk jaminan kesehatan nasional Inggris.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris perdana menteri

Sumber : Reuters

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top