Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Program Keluarga Harapan Diklaim Signifikan Kurangi Kemiskinan

Program Keluarga Harapan (PKH) diklaim menunjukkan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 19 Mei 2016  |  18:23 WIB
Program Keluarga Harapan Diklaim Signifikan Kurangi Kemiskinan
Warga miskin - Ilustrasi

Arys Aditya (aad)

Bisnis.com, JAKARTA - Program Keluarga Harapan (PKH) diklaim menunjukkan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.

Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 merekam, tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat yang diukur oleh Gini Ratio turun 0,01 poin dibandingkan tahun 2015 lalu menjadi 0,40 dari sebelumnya 0,41. Adapun tahun iin, pemerintah menargetkan Gini Ratio kembali turun di angka 0,39.

“Karena program tersebut sudah berjalan sejak 2007, pada Desember 2015 saja sudah melahirkan 400.000 keluarga sangat miskin (KSM) menjadi mandiri,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melalui.keterangan tertulis, Kamis (19/5/2016).

Mensos mengatakan, efektifitas PKH dapat dilihat dari konsumsi keluarga PKH yang meningkat rata-rata sebesar 14%, dari 79% dari garis kemiskinan ke 90% dari garis kemiskinan.

Di sektor pendidikan, terjadi peningkatan angka pendaftaran sekolah. Pada tingkat sekolah dasar (SD) sebesar 2,3%, sementara tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 4,4%.

“Dampak positif PKH juga terjadi pada peningkatan kunjungan ibu hamil sebelum melahirkan, imunisasi, dan perlambatan pertumbuhan anak,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

program keluarga harapan (pkh)
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top