Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Kembalikan Berkas Perkara Denny Indrayana: Kasus Payment Gateway

Kejaksaan Agung kembali mengembalikan berkas perkara mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia. Diketahui Denny ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi payment gateway pembuatan paspor elektronik.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 05 April 2016  |  16:00 WIB
Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.  - Antara
Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung kembali mengembalikan berkas perkara mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia.

Diketahui Denny ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi payment gateway pembuatan paspor elektronik. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah mengatakan bahwa berkas kasus tersebut dikembalikan ke kepolisian karena belum memenuhi syarat materil.

“Syarat materiil menyangkut mens rea belum terpenuhi,” ujar Arminsyah singkat, Selasa (5/4/2016).

Arminsyah menjelaskan bahwa mens rea adalah pertanggungjawaban pidana.

Denny ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menyalahgunakan wewenang dalam program sistem pembayaran paspor elektronik di Kementerian Hukum dan HAM pada 24 Maret 2015. Akibatnya negara mengalami kerugian sebesar Rp32,4 miliar.

Atas perbuatannya dia dijerat dengan Pasal 2 ayat 2, Pasal 3 dan Pasal 23 UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 421 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KASUS PAYMENT GATEWAY Kejaksaan Agung
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top