Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dikeroyok, Seorang Pria di Bekasi Tewas

Akibat pengeroyokan oleh puluhan orang, seorang pria di Bekasi tewas
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 04 April 2016  |  22:09 WIB
Dikeroyok, Seorang Pria di Bekasi Tewas
/jibi
Bagikan

Bisnis.com,BEKASI-Polresta Bekasi menyebutkan penyebab tewasnya seorang pria bernama Irfan di Bekasi karena pengeroyokan. Kasubag Humas Polresta Bekasi Iptu Puji Hastuti mengatakan kejadian bermula karena puluhan orang mengeroyok Irfan dan Hilman hingga salah seorang di antaranya tewas.

Pengeroyokan yang dilakukan pada pukul 03.00 WIB, 3 April 2016 terjadi di Gang Ros RT 08/01, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur.

Sebelumnya, Hilman sedang mengendarai sepeda motor melewati jalan tempat pelaku dan kawan-kawannya nonkrong. Pelaku merasa knalpot kendaraan Hilman terlalu berisik.

"Pelaku teriak 'berisik, lalu melempar botol plastik kepada korban," kata Iptu Puji Astuti, Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Senin (04/04/2016).

Tidak lama setelah itu, secara tiba-tiba pelaku bersama puluhan rekannya mendatangi lokasi Hilman yang tengah bersama dengan Irfan. Tanpa banyak bicara, Hilman dan Irfan dipukuli dengan tangan kosong dan benda tumupul, hingga keduanya mengalami luka di bagian mulut, dada, kepala dan beberapa organ tubuh lainnya.

Akibat pengroyokan tersebut, Irfan meninggal dunia, sedangkan Hilman mengalami luka memar di bagian muka dan tangan. "Polisi melakukan outopsi, pemeriksaan saksi-saksi dan mengejar terduga pelaku yang diduga sudah dikenal," kata Puji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengeroyokan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top