Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krisis Timur Tengah: Kerry "Ngompor", Sebut Turki Berhak Tembak Jatuh Jet Rusia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan Turki mempunyai hak untuk menembak jatuh jet tempur Rusia. Hal tersebut disampaikan menyusul pelanggaran wilayah udara Turki oleh Rusia.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 06 Oktober 2015  |  14:09 WIB
Menlu AS John Kerry - Reuters
Menlu AS John Kerry - Reuters

Kabar24.com, ANKARA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan Turki mempunyai hak untuk menembak jatuh jet tempur Rusia. Hal tersebut disampaikan menyusul pelanggaran wilayah udara Turki oleh Rusia.

Sementara itu, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan tentara Turki telah diperintahkan untuk mengawasi wilayah udara jika ada gangguan yang masuk.

"Angkatan Bersenjata Turki jelas diperintahkan, bahkan jika itu adalah seekor burung terbang, itu akan tetap diawasi," katanya, seperti dilansir BBC, Selasa (6/10/2015).

Selain itu, juru bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan keprihatinannya atas bahaya yang bisa timbul karena beberapa negara beda koalisi dan melakukan serangan udara di Suriah.

Dunarric menyebutkan saat ini situasi penuh dengan bahaya. Dia mendesak adanya fokus baru pada situasi politik saat terjadi konflik seperti sekarang ini.

Sebelumnya, Rusia dilaporkan telah melakukan serangan udara di Suriah pekan lalu yang disebut-sebut mengincar pasukan oposisi presiden Suriah Bashar al-Asaad.

Namun, Rusia mengklaim mengincar peralatan militer, fasilitas komunikasi, gudang senjata, amunisi, dan persediaan bahan bakar ISIS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis suriah krisis timur tengah

Sumber : BBC

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top