Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krisis Timur Tengah: Pesawat Dari Suriah Langgar Wilayah Udara Turki. Ankara Kembali Panggil Dubes Rusia

Turki kembali memanggil duta besar Rusia setelah pesawat perang Rusia kembali melanggar wilayah udara Turki yang beroperasi di Suriah selama 2 hari.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 06 Oktober 2015  |  13:22 WIB
Ilustrasi: Pesawat tempur Rusia Sukhoi Su-27 - Reuters/RAF/MoD/Crown Copyright/Handout
Ilustrasi: Pesawat tempur Rusia Sukhoi Su-27 - Reuters/RAF/MoD/Crown Copyright/Handout

Kabar24.com, ANKARA - Turki kembali memanggil duta besar Rusia setelah pesawat perang Rusia kembali melanggar wilayah udara Turki yang beroperasi di Suriah selama 2 hari.

Dilansir BBC, Selasa (6/10/2015), Rusia melakukan hal yang sama setelah pelanggaran pertama pada Sabtu, (3/10/2015) yang membuat dua jet F-16 Turki diterjunkan untuk menghalau pesawat Rusia. Turki menyebutkan pelanggaran kedua terjadi pada Minggu (4/10/2015).

Namun, Rusia mengatakan pelanggaran pada Sabtu hanya terjadi beberapa detik karena cuaca buruk. Sementara Turki mengatakan telah mengintersepsi Rusia pada Sabtu (3/10) di wilayah Yayladagi, Hatay Selatan.

NATO telah mendesak Rusia untuk mengakhiri serangan udara di Suriah yang dianggap menyerang oposisi Suriah dan warga sipil. Namun, Rusia menegaskan pihaknya menargetkan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sebagai sasaran.

Sementara itu, sebuah pernyataan oleh 28 anggota NATO termasuk Turki memperingatkan bahaya ekstrem perilaku yang tidak bertanggung jawab. Mereka juga mendesak Rusia untuk berhenti melakukan serangan udaranya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis suriah krisis timur tengah

Sumber : BBC

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top