Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Agenda Kunjungan Dubes Australia di Surabaya

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, menyambangi Ibu Kota Jawa Timur, Surabaya selama dua hari pada Selasa (29/9/2015) malam hingga Kamis (1/10/2015).
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 30 September 2015  |  12:44 WIB
Australia - metropole.com.au
Australia - metropole.com.au

Bisnis.com, SURABAYA— Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, menyambangi Ibu Kota Jawa Timur, Surabaya selama dua hari pada Selasa (29/9/2015) malam hingga Kamis (1/10/2015).

Perjalanan bisnis ke Kota Pahlawan merupakan kunjungan pertama Grigson selama menjabat sebagai duta besar di Indonesia sejak Januari 2015, menggantikan Greg Morriarty.

Selama dua hari kunjungan, tercatat ada 10 agenda yang harus dilakukan oleh Mantan Dubes untuk Thailand dan Myanmar itu. Adapun secara garis besar, dia melakukan pertemuan-pertemuan strategis dengan tokoh politik, tokoh bisnis Surabaya, para alumni universitas Australia dan pelajar setempat.

“Kami tiba di Juanda International Airport tadi malam dan langsung meggelar pertemuan dengan pelajar Surabaya yang merupakan alumni universitas di Australia. Kerja sama di sisi edukasi ini akan selalu kami pertahankan,” katanya kepada wartawan di Hotel Majapahit, Surabaya, Rabu (30/9/2015).

Dia juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk membahas ekspansi Bisnis Australia di Surabaya.

“Kami menemui Gubernur untuk melihat gambaran bagaimana iklim investasi di Jawa Timur dan menimbang bisnis apa yang prospektif di Jatim, khususnya Surabaya,” ujarnya.

Berikutnya, dia bakal mengunjungi Rumah Sakit Premier yng dibangun oleh perusahaan asal Australia Ramsay Health Care. Rumah sakit yang beralamat di Jalan Nginden Intan Barat, Surabaya itu memiliki unit Stroke dan pusat kardiologi yang menggunakana teknologi terkini.

Sementara, berada di Surabaya, mantan Ketua Negosiasi Pemantau Perdamaian di Bougainville, Papua Nugini ini akan bertemu dengan direktur dan staf Pusat Krisis Perempuan. Program tersebut diprakarsai antara Bappenas dan Pemerintah Australia.

Selanjutnya, Grigson akan melihat lebih jauh program pembangunan pedesaan oleh Australia di bawah bendera PRISMA atau Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture.

Adapun PRISMA merupakan bagian dari strategi pemerintah Indonesia untuk mepercepat pemberantasan kemiskinan melalui peningkatan pendapatan petani kecil di wilayah timur Indonesia.

Tidak lupa, dia akan berkunjung ke Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Masjid Nasional Al Akbar, Madrasah Wahid Hasyim, Kantor Redaksi Jawa Pos dan beberapa kedai kopi terkenal di Surabaya.

Menurutnya, sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta, Surabaya memainkan peran yang integral dalam kemajuan ekonomi Indonesia.

Dia menambahkan cakupan hubungan perdagangan dan ekonomi Australia-Surabaya meluas dengan cepat, pun dengan pertukaran-pertukaran kebudayaannya.

 Hingga akhir tahun, dirinya berencana untuk melakukan kunjungan serupa di sejumlah kota di Indonesia seperti Medan, Makassar, Solo dan Semarang.

Sebelumnya, Grigson telah mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membahas hubungan bilateral regional, beberapa hari lalu.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kedubes australia
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top