Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABUT ASAP: Perkuliahan di UIN Sultan Syarif Kasim Diliburkan

Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Munzir Hitami dalam surat edaran resminya Nomor: Un.04/R/KP.08.2/3261/2015 mengatakan pihaknya melihat perkembangan kualitas udara di wilayah itu yang semakin memburuk.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 September 2015  |  10:07 WIB
kabut asap riau
kabut asap riau

Bisnis.com, PEKANBARU – Akibat kabut asap yang menyebabkan kualitas udara di wilayah Riau dan sekitarnya kian memburuk, pimpinan kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau meliburkan aktivitas perkuliahan.

Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Munzir Hitami dalam surat edaran resminya Nomor: Un.04/R/KP.08.2/3261/2015 mengatakan pihaknya melihat perkembangan kualitas udara di wilayah itu yang semakin memburuk.

“Melihat papan pengamatan indeks standar pencemaran udara [ISPU] di Pekanbaru sudah dalam kategori berbahaya dan juga mengingat surat edaran Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau kami memutuskan meliburkan kegiatan perkuliahan dan pelayanan akademik,” katanya Rabu (30/9/2015).

Keputusan meliburkan aktivitas ini dilakukan kembali pada Rabu 30 September hingga Jumat 2 Oktober mendatang.

Kampus UIN menetapkan pada Senin 5 Oktober mendatang kegiatan perkuliahan dan akademik akan kembali dilakukan seperti biasa.

Sebelumnya pimpinan kampus juga telah meliburkan aktivitas perkuliahan beberapa waktu lalu, tetapi saat kondisi udara membaik kegiatan akademik kembali berjalan seperti biasa.

Kualitas udara di Riau yang terus menunjukkan penurunan hingga pada level berbahaya mendorong pimpinan untuk segera meliburkan mahasiswa dan karyawan guna mengurangi risiko penyakit yang timbul dari kabut asap.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabut Asap kabut asap riau
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top