Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusuh Ketika Idulfitri, Tolikara Dijaga Ketat Saat Iduladha

Berkaca pada kerusuhan pada Idulfitri lalu, Polri memperkuat pengamanan jalannya salat Idul Adha di Kabupaten Tolikara, Papua, Kamis (24/9/2015).
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 23 September 2015  |  15:45 WIB
Salah seorang tersangka (memakai masker penutup muka) dalam kasus di Kabupaten Tolikara dikawal petugas saat menaiki tangga pesawat yang akan membawanya ke Jayapura untuk menjalani pemeriksaan di Bandara Wamena, Papua, Jumat (24/7). - Antara
Salah seorang tersangka (memakai masker penutup muka) dalam kasus di Kabupaten Tolikara dikawal petugas saat menaiki tangga pesawat yang akan membawanya ke Jayapura untuk menjalani pemeriksaan di Bandara Wamena, Papua, Jumat (24/7). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Berkaca pada kerusuhan pada Idulfitri lalu, Polri memperkuat pengamanan jalannya salat Idul Adha di Kabupaten Tolikara, Papua, Kamis (24/9/2015).

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Suharsono mengungkapkan pengamanan diperketat guna mencegah terulangnya peristiwa pada Idulfitri lalu.

"Kami akan melakukan penambahan kekuatan pengamanan saat pelaksanaan ibadah salat Id," katanya saat dihubungi, Rabu (23/9/2015). 

Suharsono mengatakan untuk pengamanan itu, kepolisian telah berkoordinasi dengan tokoh serta pejabat setempat. Selain itu pihaknya juga sudah mengimbau kepada masyarakat agar menjaga situasi keamanan.

Menurut Suharsono, seluruh elemen masyarakat di sana siap mendukung terciptanya situasi keamanan saat Iduladha. "Sudah ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan semua pihak di sana untuk mendukung hari raya," ujarnya. 

Dihubungi terpisah, Kapolda Papua Inspektur Jenderal Pol. Paulus Waterpauw mengatakan Polda Papua telah menyiapkan sebanyak 374 personel untuk pengamanan salat Iduladha. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tolikara
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top