Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Bocah 8 Tahun Berkelahi Saat Pelajaran Olahraga yang Satu Tewas

Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki penyebab kematian AN (8), seorang murid sekolah dasar (SD), yang diduga akibat berkelahi dengan temannya R (8).
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 19 September 2015  |  10:12 WIB
Ilustrasi tindak kriminal - Antara
Ilustrasi tindak kriminal - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki penyebab kematian AN (8), seorang murid sekolah dasar (SD), yang diduga akibat berkelahi dengan temannya R (8).

"Kami periksa sejumlah saksi, termasuk guru dan ibu korban," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Polisi Nunu Supadmi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (18/9/2015) malam.

Polisi juga membawa jasad murid kelas 2 SD Negeri Pagi 02 Kebayoran Lama Utara itu ke Rumah Sakit Fatmawati guna menjalani autopsi agar mengetahui penyebab kematian.

Sementara itu, bapak korban Wawan menuturkan istrinya Karisa yang pertama kali menyampaikan informasi kematian anak keduanya itu.

Wawan mengaku pasrah dengan tewasnya AN itu dan akan menyelesaikan peristiwa itu secara kekeluargaan.

Sebelumnya, seorang murid SD berinisial AN meninggal dunia diduga akibat berkelahi dengan temannya R saat mengikuti pelajaran olahraga pada Jumat (18/9).

AN mengalami luka pada bagian perut dan kepala diduga akibat dipukul R.

Korban AN sempat dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan, namun nyawanya tidak tertolong hingga mengembuskan nafas terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tawuran pelajar kekerasan anak

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top