Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Plh Wali Kota Medan Akui Tata Ruang Kota Medan Lemah

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Medan Syaiful Bahri mengakui kelemahan tata ruang dan pembangunan Kota Medan yang didominasi rumah toko (ruko).
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 18 September 2015  |  17:30 WIB
Titi Gantung di Kota Medan - pemkotmedan
Titi Gantung di Kota Medan - pemkotmedan

Kabar24.com, MEDAN-- Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Medan Syaiful Bahri mengakui kelemahan tata ruang dan pembangunan Kota Medan yang didominasi rumah toko (ruko).

"Saya akui kelemahan Kota Medan yang banyak ruko. Sebelum dikritik arsitek, jadi saya mengaku saja," ungkapnya dalam Munas XIV Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Jumat (18/9/2015).

Syaiful mengungkapkan, Kota Medan harus berbenah agar memiliki kesamaan pemahaman dan pembangunan dengan kota-kota besar lain yang ada di Indonesia.

Dia mengungkapkan, kota juga harus memiliki fungsi strategis pembangunan. Di sisi lain, katanya, penduduk yang tinggal di kota meningkat setiap tahun dan peningkatan tersebut harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan.

Dia mengharapkan pelaksanaan Munas XIV IAI di Medan bisa mewujudkan Kota Medan menjadi kota yang cemerlang dan menjadi kawasan yang produktif.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hermanto Dardak, mengungkapkan peran arsitek dalam penataan kota untuk memberi nilai tambah terhadap lingkungan terbangun, menciptakan keharmonisan antara aspek sosial, lingkungan dan infrastruktur termasuk elemen beautiful.

"Arsitek mampu menciptakan daya tarik dan daya saing kawasan primary business booster sebagai konsentrasi investasi," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota medan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top