Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Boneka Seksi Roxxxy Rp100 Juta Diburu Ribuan Orang

Kampanye menyerukan larangan pengembangan robot untuk seks telah diluncurkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 September 2015  |  21:27 WIB
Boneka Seksi Roxxxy Rp100 Juta Diburu Ribuan Orang
Boneka Roxxxy - youtube

Kabar24.com, JAKARTA-- Kampanye menyerukan larangan pengembangan robot untuk seks telah diluncurkan.

SIMAK: Dikandangkan, Uber dan GrabCar Gencar Jaring Armada Baru

“Penggunaan teknologi seperti ini tidak perlu dan tidak diinginkan,” kata pemimpin kampanye, Dr Kathleen Richardson, sebagaimana dikutip BBC, Selasa (15/9/2015).

BACA JUGA: BENCANA ASAP: 63 Penerbangan Dibatalkan

Boneka seks yang ada di pasar belakangan memang menjadi semakin canggih. Beberapa produsen berharap bisa segera membangun kecerdasan buatan ke dalam produk mereka. Sebagian praktisi mengatakan ada kebutuhan untuk robot tersebut di pasar.

SIMAK: BENCANA ASAP: 63 Penerbangan Dibatalkan

Richardson, seorang pakar etika robot di De Montfort University di Leicester, menolak kecenderungan ini. Dia mengaku, ingin meningkatkan kesadaran tentang masalah ini, dan membujuk konsumen dan produsen robot seks untuk memikirkan kembali bagaimana teknologi digunakan.


"Robot seks tampaknya menjadi fokus yang berkembang di industri robotika dan model-model yang mereka gambarkan - bagaimana mereka akan terlihat, peran apa yang akan dimainkan - memang sangat mengganggu," katanya.

Dia percaya bahwa mereka memperkuat stereotip tradisional perempuan dan pandangan bahwa sebuah hubungan tidak lebih dari fisik.

"Kami berpikir bahwa penciptaan robot tersebut akan memberikan kontribusi untuk hubungan merugikan antara pria dan wanita, dewasa dan anak-anak, pria dan pria serta wanita dan wanita," katanya.

‘Booming’

Di luar keberatan itu, bisnis robot seks memang sedang mengalami booming yang luar biasa. Abyss Creations, yang menjual mainan seks pria dan wanita, kini mulai memperkenalkan elektronik ke produknya.

Sementara, True Companion membanggakan program mereka mengembangkan "robot seks pertama di dunia" dan berjanji untuk meluncurkan boneka pertamanya, Roxxxy, akhir tahun ini.

Chief Executive perusahaan ini, Douglas Hines, percaya ada kebutuhan nyata untuk produk seperti Roxxxy.

"Kami tidak menggantikan istri atau mencoba untuk mengganti pacar. Ini adalah solusi bagi orang-orang yang berpisah atau seseorang yang telah kehilangan pasangan,” ujarnya.

"Orang-orang dapat menemukan kebahagiaan selain melalui interaksi manusia," tambahnya.

Dia berharap Roxxxy akhirnya akan menjadi mesin belajar mandiri yang mampu berbicara dengan pemilik dan mempelajari kesukaan atau ketidaksukaan pemiliknya.

"Tindakan fisik seks hanya akan menjadi bagian kecil dari waktu yang Anda habiskan dengan robot seks. Sebagian besar waktu akan dihabiskan bersosialisasi dan berinteraksi dengan robot ini," katanya.

Versi pertama Roxxxy - yang akan dijual seharga US$ 7.000 (Rp100 juta) - telah dipesan ribuan orang, menurut Hines.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

boneka

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top