Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gus Mus Sindir Pejabat Belum Kenali Jati Diri Sebagai Manusia

Budayawan KH. A. Mustofa Bisri menyatakan sebagian orang yang duduk di jajaran pemerintahan belum mengenali jati diri sebagai manusia sehingga kebijakannya kadang tidak memanusiakan manusia.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 29 Agustus 2015  |  05:47 WIB
Gus Mus Sindir Pejabat Belum Kenali Jati Diri Sebagai Manusia
Gus Mus - Youtube
Bagikan

Bisnis.com,SEMARANG - Budayawan KH. A. Mustofa Bisri menyatakan sebagian orang yang duduk di jajaran pemerintahan belum mengenali jati diri sebagai manusia sehingga kebijakannya kadang tidak memanusiakan manusia.

Menurut dia, pemimpin harus bisa menjadi ‘orang’ sebelum mengatur rakyatnya. Dengan mengenali kemanusian, harapannya kebijakan yang diambil berpihak dan disukai rakyat banyak.

“Pejabat-pejabat itu sejatinya kan pelayan rakyat,” papar budayawan yang akrab disapa Gus Mus dalam dialog kebangsaan bertajuk Menjadi Orang Indonesia Yang Beragama dan Berbudaya di Semarang, Kamis (27/8/2015).

Dia mengatakan menjadi manusia yang dimaksudkan adalah mengenali dirinya dengan segala sisi-sisi kemanusiaan sehingga mampu memanusiakan orang lain dan tidak menganggap dirinya sendiri yang paling benar.

Mantan Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan manusia perlu memahami konsep kehidupan, seperti bagaimana melihat dunia, termasuk di dalamnya kemanusiaan dan ketuhanan.

Menurut Gus Mus, banyak orang yang sekarang ini berebut kekuasaan tetapi justru tidak tahu setelah berkuasa mau berbuat apa, sebab orang-orang seperti itu sebenarnya tidak memahami konsep kehidupan.

Hadir dalam acara itu sebagai pembicara yakni Pendeta Petrus Agung, Romo Aloysius Budi Purnomo dari Keuskupan Semarang, serta Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat.

Irwan mengatakan untuk menjadi orang besar perlu belajar dari kebiasaan orang besar seperti jujur, ramah dengan seseorang, bisa memaafkan kepada orang yang memusuhi dan menghargai setiap orang.

“Itulah roh bisnis yang mestinya dimiliki oleh pejabat yang duduk di pemerintah dan lebih baik apabila diterapkan di negeri ini,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pb nu gus mus
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top