Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manipulasi Kinerja Perusahaan, Zynga Harus Bayar US$23 Juta

Sengketa Zynga Inc. dengan pemegang sahamnyna terkait penipuan tentang prospek bisnis sebelum melakukan penawaran saham perdana (IPO) mencapai perdamaian. Perusahaan game terkenal itu akan membayar ganti rugi senilai US$23 juta.
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 09 Agustus 2015  |  16:57 WIB
Manipulasi Kinerja Perusahaan, Zynga Harus Bayar US$23 Juta
Bagikan

Kabar24.com, CALIFORNIA—Sengketa Zynga  Inc. dengan pemegang sahamnyna terkait penipuan tentang prospek bisnis sebelum melakukan penawaran saham perdana (IPO) mencapai perdamaian. Perusahaan game terkenal itu akan membayar ganti rugi senilai US$23 juta.  

Dalam laporan kuartalan yang dipublikasikan pada Jumat (7/8/2015), Zynga mengatakan penyelesaian perkara itu tercapai melalui mediasi. Pembayaran itu dinilai tidak akan memiliki dampak pada keuangan perusahaan karena perusahaan asuransi akan mendanai seluruh pembayaran.

Kesepakatan tersebut masih membutuhkan dokumentasi dan persetujuan akhir oleh Hakim Distrik Amerika Serikat Jeffrey White di San Fransisco, tempat di mana Zynga berada.

Zynga mulai berjuang pasca IPO setelah sebelumnya kegagalan untuk mengembangkan game sepopuler "Farmville," ditambah sejumlah pelanggan yang beralih ke permainan lainnya seperti ‘Candy Crush Saga’ dari King Digital Entertainment Plc "Candy Crush Saga."

Dalam gugatan itu, pemegang saham yang dipimpin oleh David Biaya menuduh Zynga menyembunyikan penurunan hasil kinerja, berlindung di balik platform Facebook Inc untuk menunjukkan bagaimana game yang diproduksinya mempengaruhi jumlah permintaan, dan menggembungkan perkiraan pendapatan tahun 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manipulasi sengketa bisnis zynga
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top