Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Data Penerimaan Siswa Baru versi Online Berbeda, Bima Arya Marah

Wali Kota Bogor Bima Arya mendesak Kepala Dinas Pendidikan Bogor agar mengusut adanya laporan masyarakat terkait perbedaan angka penerimaan peserta didik baru (PPDB) versi online.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 07 Juli 2015  |  15:33 WIB
Data Penerimaan Siswa Baru versi Online Berbeda, Bima Arya Marah
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto - Antara
Bagikan

Bisnis.com, DEPOK- Wali Kota Bogor Bima Arya mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor agar mengusut adanya laporan masyarakat terkait perbedaan angka penerimaan peserta didik baru (PPDB) versi online.

Bima mengatakan kemungkinan adanya perbedaan angka PPDB versi online disebabkan oleh beberapa faktor antara lain ketidaksesuaian data atau ada kesalahan teknis dari pengelola data.

"Atau jangan-jangan ada permainan yang terjadi, kalau ada dinas terkait segera membereskannya," ujar Bima dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (7/7/2015).

Bima menuturkan perubahan angka PPDB yang terjadi di Kota Bogor terdapat pada data koletif yang kecil, tetapi setelah diunggah menjadi besar.

"Jadi setelah saya cek tidak mungkin di sini ada yang mengubah, yang mengubah itu di provinsi, di sini tidak ada yang punya akses ke sistem," tegasnya.

Dia menambahkan pihaknya akan segera menelusuri kasus perbedaan angka PPDB di Bogor tersebut. Oleh karena itu, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu Surat Keputusan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dengan nilai upload terakhir.

"Kalau tidak sesuai saya minta agar dilakukan pengecekan ulang," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PPDB Online Wali Kota Bogor
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top