Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UTANG YUNANI: Simak Isi Proposal Tsipras

Target untuk mengutamakan surplus yang diajukan dalam proposal terakhir Yunani telah sesuai dengan keinginan para kreditor meski masih beberapa hal belum disepakati, menurut Wakil Presiden Kebijakan Eropa Komisi Eropa, Valdis Dombrovskis.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Juni 2015  |  09:10 WIB
PM Yunani Alexis Tsipras - Reuters
PM Yunani Alexis Tsipras - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— Target untuk mengutamakan surplus yang diajukan dalam proposal terakhir Yunani telah sesuai dengan keinginan para kreditor meski masih beberapa hal belum disepakati, menurut Wakil Presiden Kebijakan Eropa Komisi Eropa, Valdis Dombrovskis.

“Ini telah sesuai dengan proposal institusi, yang berarti surplus dalam empat tahun ke depan adalah masing-masing 1, 2, 3, hingga 3,5% dari PDB,” ujar Dombrovskis sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (23/6/2015).

Menurutnya, meski cukup positif bahwa Yunani telah mengirimkan proposalnya terkait bagaimana melakukan perbaikan ekonominya tadi malam,  namun masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

Proposal mengenai reformasi dana pensiun, pajak pertambahan nilai dan sejumlah isu lainnya belum dievaluasi, ujarnya. Menurutnya, untuk sejumlah elemen pihaknya percaya akan ada solusi yang lebih baik.

Jika dicapai satu kesepakatan pandangan maka para menteri keuangan akan memperpanjang pinjaman luar negeri Yunani yang akan jatuh tempo pada 30 Juni mendatang.

Bantuan pinjaman itu akan membantu negara itu mampu melakukan pembayaran kembali utangnya, ujar Dombrovskis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Utang Yunani surplus

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top