Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hadapi MEA dan SDG's, Koalisi Kependudukan Siapkan SDM Berkualitas

Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan atau biasa disingkat Koalisi Kependudukan berupaya keras menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Bisnis.com
Bisnis.com

Kabar24.com, JAKARTA—Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan atau biasa disingkat Koalisi Kependudukan berupaya keras menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s).

Komitmen baru ini sekaligus menjadi agenda ambisius baru untuk meningkatkan kehidupan manusia dan melindungi bumi bagi generasi masa depan.

Penegasan tersebut dikemukakan Ketua Koalisi Kependudukan Sonny Harry B Harmadi di Jakarta, Rabu (27/5) terkait akan digelarnya Munas ke-3 Koalisi Kependudukan yang akan diselenggarakan di Padang, Sumatra Barat, 30—31 Mei 2015.

Menurut rencana, acara tersebut akan dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

Rangkaian acara Munas sudah dimulai Selasa (26/5/2015) dan Rabu (27/5/2015) dengan dialog pemuda tentang kependudukan di Universitas Andalas.

Sonny yang kini Staf Khusus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas mengatakan Munas kali ini mengusung tema Penduduk dan Pembangunan Berkelanjutan: Menyongsong MEA dan SDG’s dalam Rangka Mewujudkan Keluarga Indonesia Sejahtera.

Tema ini didasarkan pada kenyataan bahwa target komitmen Millenium Development Goals (MDG’s) yang berakhir 2015 ini belum seluruhnya tercapai.

Menyadari hal tersebut, para pemimpin dunia telah menyepakati untuk membuat komitmen baru yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s).

Menurut Sonny, pembangunan berwawasan penduduk juga merupakan implementasi secara nyata Misi Pembangunan Indonesia seperti yang tercantum dalam RPJMN 2015-2019 melalui Misi ke-4 yaitu mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju, dan sejahtera dan Misi ke-5 mewujudkan bangsa yang berdaya saing.

Dalam implementasinya perlu disadari bahwa untuk dapat mewujudkan pemanfaatan bonus demografi sesuai harapan, maka seluruh stakeholder perlu bekerjasama dengan tujuan utama yang sama seperti tertera dalam pembukaan UUD 1945 yaitu Kesejahteraan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dengan mengedepankan Persatuan Indonesia.

Usai prosesi pembukaan Munas, kata Sonny, yang juga Kepala Lembaga Demografi FEUI ini, dilanjutkan dengan seminar nasional bertema penduduk dan pembangunan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan keluarga Indonesia sejahtera.

Munas yang diketuai Irawati Hermantyo dan didukung oleh BKKBN Pusat, provinsi se-Indonesia, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan lainnya juga akan diisi paparan sejumlah narasumber yang kompeten dalam kaitan kependudukan yaitu Menteri Kesehatan Nila Moeloek,  Mendiknas Anies Baswedan, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, Kepala BPJS Kesehatan Fahmi Idris, dan Anggota Majelis Kependudukan Mooryati Soedibyo.

Koalisi Kependudukan ini, ungkap Sonny, sudah terbentuk di 33 provinsi dan lebih dari 200 kabupaten/kota se-Indonesia. Koalisi Kependudukan sendiri terbentuk sejak 2003, namun baru melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia sejak 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Herdiyan
Editor : Herdiyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper