Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS PLASTIK: Gubernur Aher Perintahkan Disperindag Jabar Selidiki Peredaran Beras Sintetis

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memerintahkan Disperindag untuk melakukan sidak di lapangan terkait temuan beras plastik atau sintetis.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 20 Mei 2015  |  15:34 WIB
BERAS PLASTIK: Gubernur Aher Perintahkan Disperindag Jabar Selidiki Peredaran Beras Sintetis
Ilustrasi: Pedagang memperlihatkan beras Sentra Ramos yang diduga bercampur dengan bahan sintetis, di Pasar Tanah Merah Mutiara Gading Timur, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/5/2015). - Antara/Risky Andrianto
Bagikan

Kabar24.com, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memerintahkan Disperindag untuk melakukan sidak di lapangan terkait temuan beras plastik atau sintetis.

Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan selain sidak pihaknya juga meminta aparatnya meningkatkan pengawasan di lapangan bekerjasama dengan pemerintah daerah kabupaten/kota.

"Pengawasan harus lebih dioptimlkan, ini sangat penting," katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (20/5/2015).

Pihaknya juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus peredaran beras plastik tersebut karena merupakan kejahatan pangan yang sangat membahayakan kesehatan masyarakat.

"Harus diusut, ini kejahatan di bidang pangan ini bahaya, bayangkan kalau kita mengkonsumsi plastik kan bahaya bagi kesehatan kita," katanya.

Masyarakat menurutnya menunggu pengusutan dari aparat hingga tuntas agar mendapatkan kepastian dan perlindungan agar ke depan peristiwa semacam itu tidak terjadi.

"Ini harus diusut tuntas, jangan sampai kejahatan seperti ini terus terjadi, mudah mudahan diusut tuntas dan dihadapkan pada hukum yang berlaku," katanya.

Aher menilai masyarakat pun perlu membantu melakukan pengawasan. Sehingga ketika menemukan hal hal yang mencurigakan terkait dengan peredaran beras ilegal dari RRC tersebut, masyarakat bisa segera melaporkan pada aparat terkait.

"Kita sih terbatas personelnya, tetapi kalau masyarakat itu kan ada di mana-mana, oleh karena itu masyarakat yang mengetahui itu segera laporkan.

Masyarakat lebih tahu, siapa saja yg menemukan dilapangan, segera laporkan sedini mungkin," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis beras plastik asal china
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top