Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polda Bali Selidiki Teror di Kediaman Konjen Australia

Kepolisian Daerah Bali mendalami penemuan benda mencurigakan di dalam tas hitam yang ditemukan sekitar 100 meter dari kediaman pribadi Konsul Jenderal Australia, Majel Hind di Sanur, Denpasar, Sabtu (16/5/2015)
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 17 Mei 2015  |  10:28 WIB
Polda Bali Selidiki Teror di Kediaman Konjen Australia
Garis polisi - Ilustrasi

Bisnis.com, NUSA DUA - Kepolisian Daerah Bali mendalami penemuan benda mencurigakan di dalam tas hitam yang ditemukan sekitar 100 meter dari kediaman pribadi Konsul Jenderal Australia, Majel Hind di Sanur, Denpasar, Sabtu (16/5/2015).

"Penemuan itu masih kami selidiki," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali, Inspektur Jenderal Polisi Ronny Sompie saat ditemui seusai memimpin gelar pasukan pengamanan Konferensi Kedokteran Militer di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Minggu (17/5/2015).

Jenderal Polisi dengan bintang dua itu mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar yang dengan cepat melaporkan penemuan tas tanpa tuan itu, meskipun tidak ada bahan peledak yang menyertai barang mencurigakan itu.

"Ini juga karena kecepatan informasi masyarakat yang melihat gejala mencurigakan itu," ucap mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri itu.

Meski memastikan tidak ada bahan membahayakan setelah diperiksa aparat, Ronny Sompie akan tetap mendalami penemuan tersebut.

Sebelumnya, masyarakat di Jalan Merta Sari Sanur menaruh curiga dengan adanya tas hitam yang teronggok di bawah pohon besar yang berada di tengah pertigaan jalan dekat kediaman pribadi Majel Hind.

"Sempat dibuka sama anak-anak kecil, karena dilihat ada kabel makanya mereka melaporkan kepada warga sekitar, dan diteruskan kepada polisi," ucap Wayan Semadi, seorang warga sekitar yang mengaku melihat tas tersebut sekitar pukul 11.00 WITA.

Warga kemudian melaporkan penemuan tas itu kepada aparat desa dan kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian. Satu pleton petugas Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Bali kemudian diturunkan untuk memeriksa tas tersebut.

Dari pemeriksaan aparat kepolisian, di dalam tas tersebut ditemukan rangkaian kabel yang terhubung dengan dinamo dan aki.

Selain menemukan benda tersebut, polisi juga menemukan surat izin mengemudi (SIM A dan SIM C) milik seorang pria asing, sejumlah uang dan beberapa berkas.

Setelah diperiksa, tim Jihandak kemudian menghancurkan benda tersebut dengan cara diledakkan di sekitar lokasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda bali teror

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top