Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Helikopter Ditembak Taliban? Ini Penjelasan Kemenlu

Kementerian Luar Negeri RI belum mendapat informasi terkait penyebab jatuhnya helikopter militer Pakistan yang mengakibatkan istri Dubes RI untuk Islamabad Heri Listyawati.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 08 Mei 2015  |  20:28 WIB
Helikopter Ditembak Taliban? Ini Penjelasan Kemenlu
Helikopter MI-17 - Ilustrasi/commons.wikimedia.org
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI belum mendapat informasi terkait penyebab jatuhnya helikopter militer Pakistan yang mengakibatkan istri Dubes RI untuk Islamabad Heri Listyawati.

Jatuhnya helikopter yang mengangkut 17 penumpang, 11 di antaranya warga negara asing ini dikabarkan akibat ditembak kelompok Taliban. Sebanyak enam orang di antaranya empat WNA dan dua pilot tewas.

"Sampai saat ini kami belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Kemenlu Pakistan terkait penyebab jatuhnya helikopter militer pakistan tersebut," kata Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir, Jumat (8/5/2015).

Pihaknya terus berkoordinasi baik dengan pihak Pakistan maupun KBRI di sana untuk mengetahui rencana kapan bisa dievakuasi jenazah Heri Listyawati kembali ke Indonesia.

Korban WNA lainnya yang meninggal dunia adalah Dubes Filipina, Dubes Norwegia dan istri Dubes Malaysia. Adapun, yang luka selain Dubes RI Burhan Muhammad yakni Dubes Belanda dan Dubes Polandia.

"Yang meninggal yang kita ketahui itu ada empa termasuk istri dubes kita yang di Paskitan," kata pria yang akrab disapa Tata tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu helikopter jatuh pakistan taliban
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top