Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi Kondensat SKK Migas: Komjen Buwas Minta Tak Kaitkan dengan Politik

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol. Budi Waseso meminta agar pengungkapan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat yang melibatkan SKK Migas tidak dibawa ke ranah politik.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 06 Mei 2015  |  17:47 WIB
Suasana penggeledahan Kantor SKK Migas. - Antara/Imam
Suasana penggeledahan Kantor SKK Migas. - Antara/Imam

Kabar24.com, JAKARTA—Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol. Budi Waseso meminta agar pengungkapan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat yang melibatkan SKK Migas tidak dibawa ke ranah politik.

Buwas mengatakan pengungkapan kasus korupsi dan pencucuian uang yang melibatkan SKK migas dan PT Trans Pacific Petrochemichal Indotama (TPPI) itu murni penegakan hukum.

“Jadi jangan dikaitkan dengan ranah politik atau kepentingan partai politik lainnya,” kata Buwas di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Rabu (6/5/2015).

Buwas juga menampik adanya tersangka berinisial DH yang saat itu menjabat sebagai Deputi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas SKK Migas, yang diduga merupakan kerabat petinggi partai politik. “Belum ada. Jangan berandai-andai. Sabar ya.”

Saat ini, guna mematangkan penyidikan kasus tersebut Bareskrim telah menggeledah kantor SKK migas dan kantor PT TPPI. “Dari penggeledahan itu, Bareskrim menyita sejumlah dokumen dan surat-surat penting lainnya untuk dijadikan alat bukti. Tapi semua masih diperiksa dan dipelajari.”

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas kondensat Korupsi Kondensat SKK Migas
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top