Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prostitusi Online: DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemberantasan Secara Nyata

Komisi I DPR meminta ada langkah nyata yang berkelanjutan dari pemerintah untuk menumpas prostitusi online yang terkuak setelah kematian Deudeuh Alfisahrin alias Tataa Chubby, yang dibunuh pelanggannya.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 28 April 2015  |  16:57 WIB
Ilustrasi: Tempat kos Deudeuh di Tebet - Antara
Ilustrasi: Tempat kos Deudeuh di Tebet - Antara

Kabar24.com, JAKARTA—Komisi I DPR meminta ada langkah nyata yang berkelanjutan dari pemerintah untuk menumpas prostitusi online yang terkuak setelah kematian Deudeuh Alfisahrin alias Tataa Chubby, yang dibunuh pelanggannya.

Tantowi Yahya, Wakil Ketua Komisi I DPR, mengatakan tindakan nyata, komprehensif, serta berkelanjutan dari pemerintah sangat diperlukan untuk membongkar prostitusi melalui jarinyan maya itu.  

“Sebenarnya, prostitusi itu ‘barang lama’ yang terungkap karena ada peristiwa baru. Harusnya, pemerintah sejak awal sadar kalau ada masalah seperti itu,” katanya di Kompleks Gedung Parlemen, Selasa (28/4/2015).

Meski demikian, pemerintah dan Polri harus tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menindak situs atau jaringan itu. “Jangan seperti situs yang dianggap menyebarkan paham radikal kemarin. Itu terlihat kalau pemerintah sangat gegabah,” katanya.

Ahmad Hanafi Rais, Anggota Komisi I DPR, mengatakan untuk menumpas prostitusi online, pemerintah bisa menerapkan UU pornografi yang sudah mengaturnya. “penindakan harus tegas dan jelas karena prostitusi haram dan ilegal. Dengan begitu, penindakannya tidak perlu proses panjang.”

Untuk menyaring konten di jejaring sosial, Hanafi menganggap, kementerian komunikasi dan informatika mempunyai infrastruktur lengkap. “Dengan kelengkapan itu, pemerintah harus mampu menumpas kejahatan itu hingga ke akar-akarnya.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prostitusi
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top