Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERANG YAMAN: Kedubes RI Dibom, DPD dan DPR Minta Pemerintah Protes Keras Arab Saudi

Ketua DPD Irman S Gusman meminta pemerintah mengirimkan nota protes kepada Arab Saudi atas serangan yang mengakibatkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaman rusak parah.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 21 April 2015  |  14:22 WIB
Gedung KBRI Yaman sebelum dibom - Antara
Gedung KBRI Yaman sebelum dibom - Antara

Kabar24.com, JAKARTA—Ketua DPD Irman S Gusman meminta pemerintah mengirimkan nota protes kepada Arab Saudi atas serangan yang mengakibatkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaman rusak parah.

“Kita jangan hanya mengutuk serangan itu. Pemerintah harus segera mengirim nota protes. Kita minta Arab Saudi bertanggungjawab atas serangan itu,” kata Irman di Kompleks Gedung Parlemen, Selasa (21/4/2015).

Pemerintah tidak perlu takut dengan Arab Saudi meski banyak WNI dan TKI terancam hukuman mati disana. “Ini masalah lain. Seharusnya Arab Saudi menghormati Indonesia sebagai negara sahabat,” ujarnya.

Menurut Irman, teritorial kedutaan serta konsulat jenderal sudah dilindungi melalui Konvensi Wina.

“Jadi seharusnya, wilayah seperti kedutaan dan konsulat itu steril dari serangan apa pun. Tapi ini, malah diserang hingga mengakibatkan korban luka,” ujarnya.

Hal senada diungkap Ketua DPR Setya Novanto.

Pemerintah, ujar Setnov, melalui Kementerian Luar Negeri harus mampu menyelesaikan dengan baik insiden penyerangan KBRI itu dengan Arab Saudi.

“Kami menyayangkan adanya kejadian itu,” katanya.

Selain itu, paparnya, pemerintah harus secepatnya mengevakuasi seluruh WNI dan TKI untuk mencegah insiden yang lebih buruk.

“Pengobatan dan evakuasi WNI dan TKI harus menjadi prioritas,” lanjutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kbri Perang Yaman
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top