Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dideportasi, 20 Orang WNI Mengaku Lahir di Malaysia

Sebanyak 20 orang dari 127 warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi pemerintah Kerajaan Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kaltara mengaku dilahirkan di Malaysia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 April 2015  |  22:00 WIB
TKI di Nunukan.  - Antara
TKI di Nunukan. - Antara

Kabar24.com, NUNUKAN - Sebanyak 20 orang dari 127 warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi pemerintah Kerajaan Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kaltara mengaku dilahirkan di Malaysia.

Octiovianus (20) di Nunukan, Kamis malam mengaku dilahirkan di Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia dari kedua orangtuanya yang berasal dari Adonara, Nusa Tenggara Timur pada 1995.

Ia mengatakan, ditangkap aparat gabungan kepolisian dan imigrasi Tawau saat razia pendatang asing di negara pada 6 Maret 2015 di tempat kerjanya pada sebuah perusahaan pencuucian kendaraan.

Kedua orangtuanya bekerja di Malaysia dengan menggunakan paspor sedangkan tiga saudaranya yang lain memiliki dokumen keimigrasian, ujar dia saat dilakukan pendataan oleh petugas imigrasi Unit Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Otto panggilan Octovianus mengatakan, dirinya telah mengurus paspor di Konsulat RI Tawau namun belum dikantongi tiba-tiba tertangkap aparat gabungan yang menyebabkan dirinya menjalani hukuman kurang lebih sebulan.

"Saya baru empat hari habis gambar (foto) paspor di Konsulat (Tawau) tiba-tiba ditangkap," ujar Otto pangillan Octovianus kepada ANTARA di Nunukan.

Pantauan di Terminal Pelabuhan Tunon Taka tempat WNI deportasi di data, yang lahir di Malaysia masing-masing 12 laki-laki dan delapan perempuan diantaranya ada yang masih di bawah umur. []


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia wni deportasi

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top