Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Piutang Raskin Pemda di Riau-Kepri Rp779,9 Juta

Badan Usaha Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Riau Kepri mencatat jumlah hutang raskin yang belum dibayarkan pemerintah daerah kabupaten dan kota di wilayah itu mencapai Rp779,9 juta.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 Januari 2015  |  17:53 WIB

Kabar24.com, PEKANBARU--Badan Usaha Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Riau Kepri mencatat jumlah hutang raskin yang belum dibayarkan pemerintah daerah kabupaten dan kota di wilayah itu mencapai Rp779,9 juta.

Kepala Bulog Divre Riau Kepri Faruq Octobri Qomary mengatakan sampai saat ini ada empat kabupaten dari tiga kantor sub logistik bulog yang masih menunggak pembayaran hutang raskin 2014 lalu.

"Kabupaten yang menunggak di Riau adalah Kabupaten Rokan Hilir dan Kepulauan Meranti, sedangkan Kepulauan Riau yang menunggak yaitu Kabupaten Bintan dan Lingga," katanya, Jumat (30/1).

Total jumlah hutang senilai Rp779,9 juta ini, paling besar ditanggung Kabupaten Kepulauan Meranti dengan hutang senilai Rp364,2 juta, disusul Kabupaten Rokan Hilir dengan hutang senilai Rp210 juta.

Selanjutnya hutang Kabupaten Lingga senilai Rp188,9 juta, lalu hutang Kabupaten Bintan senilai Rp16,7 juta.

Faruq mengatakan dirinya sudah meminta pemerintah daerah terkait untuk segera membayarkan hutang tersebut kepada pihaknya, sehingga penyaluran raskin pada 2015 tidak terhambat.

Menurutnya, bila hutang ini tidak segera dibayarkan, proses distribusi raskin tahun anggaran 2015 akan tertahan dan masyarakat kecil sebagai penerima program ini akan terganggu.

"Kami sudah lakukan berbagai upaya seperti melayangkan surat kepada pemda terkait, tapi sampai sekarang belum mendapatkan respon," katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan petugas di kantor sub-divre agar mengingatkan pemda setempat terkait pembayaran piutang tersebut.

Pihaknya tidak ingin disalahkan bila proses distribusi raskin di daerah yang masih belum membayarkan hutang akan terhambat.

"Jadi jangan salahkan kami kalau proses distribusi raskin di daerah yang masih berhutang menjadi tertahan," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

raskin pemprov riau beras bulog
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top