Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TERPIDANA MATI KASUS NARKOBA: Cap 10 Jari Jadi Tanda Siap Dieksekusi

Persyaratan administrasi perlu dipenuhi sebelum akhirnya terpidana mati kasus narkoba asal Vietnam, Tran Thi Binch Hanh menerima eksekusi.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  05:33 WIB
Abu jenazah terpidana mati Tran Thi Bich Hanh, 37, warga Vietnam, dikubur menjadi satu dengan makam seorang pendeta perempuan. - Jibiphoto
Abu jenazah terpidana mati Tran Thi Bich Hanh, 37, warga Vietnam, dikubur menjadi satu dengan makam seorang pendeta perempuan. - Jibiphoto

Bisnis.com, SEMARANG— Persyaratan administrasi perlu dipenuhi sebelum akhirnya terpidana mati kasus narkoba asal Vietnam, Tran Thi Binch Hanh menerima eksekusi. 

"Dia siap menerima hukuman itu karena sudah cap 10 jari," kata salah satu pendamping rohani, Bekti Maharani, Rabu (21/1/2015). 

Anggota Persekutuan Doa Filadelphia itu menyatakan pendampingan rohani dilakukan hingga waktu akhir sebelum ibu tiga anak itu diisolasi, pada Jumat (16/1) malam. 

Pada hari terakhir pendampingan itu, Maharani menemani Tran Thi selama 1,5 jam. Hari yang sama, perwakilan Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia juga dipertemukan dengan Tran Thi. 

"Hari yang sama kami datang, ada yang datang juga dari Kedutaan Vietnam. Bagian mereka untuk kontak [keluarga], bagianku saat itu mendampingi dia," ujarnya. 

Menurut Maharani, Tran Thi sebelumnya telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kakaknya, juga menelpon ayahnya. 

"Tapi mereka tidak bisa satang ke sini." 

Hingga menjelang masa isolasi, Maharani setia menemani, bahkan Tran Thi secara khusus meminta izin petugas untuk ditemani Maharani ketika kondisi dinyatakan steril. 

"Setelah aku keluar dan dinyatakan steril oleh petugas, Asien panggil aku lagi sendirian. Dia minta dampingi terakhir kalinya dan aku peluk dia di lima menit terakhir." 

Setelah itu, ujarnya, kondisi benar-benar steril hingga Tran Thi dibawa ke Boyolali untuk dieksekusi. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Eksekusi Mati
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top