Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

5 Tahun, Bakamla Targetkan Miliki 60 Kapal Operasi

Badan Keamanan Laut menargetkan memiliki 60 kapal operasi untuk menegakkan kedaulatan keamanan laut.
ilustrasi/
ilustrasi/

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Keamanan Laut menargetkan memiliki 60 kapal operasi untuk menegakkan kedaulatan keamanan laut.

Plt Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI D.A. Mamahit mengatakan kapal tersebut akan terpenuhi dari anggaran yang telah ditetapkan lebih dari Rp1 triliun untuk 30 kapal hingga 2015.

"Pemerintah telah beri anggaran yang cukup untuk kami mengamankan laut. 30 kapal akan kami buat di dalam negeribdengan kisaran panjang 80 meter dan 110 meter," katanya, Jumat (19/12/2014).

Selain itu, Bakamla saat ini memiliki kapal eksisting 3 dan akan mengadakannya 6 kapal lagi pada awal tahun depan dan akhir tahun depan, lungsuran program saat instansi tersebut bernama Bakorkamla.

Kemudian, TNI AL, Polair, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Perhubungan juga akan menghibahkan kapal operasi kepada Barhakam.

"TNI AL akan beri 10, yang lainnya belum tahu, jadi mungkin bisa 60," ujar Mamahit.

Dia menjelaskan dengan dukungan armada kapal tersebut, Bakamla yang saat ini bertanggung jawab langsung kepada presiden dan berada di bawah koordinasi Menkopolhukam akan bekerja lebih efektif.

Tidak hanya soal illegal fishing, tapi transnasional crime, penyelundupan, dan segala kejahatan dan kemanan yang terkait laut dapat dijalankan.

"Kami optimistis bisa menangani semuanya. Istilahnya Bakamla ini coast guardnya Indonesia, organisasi ini sedang kami tata," jelasnya.

Lebih lanjut Mamahit menyampaikan dalam waktu dekat ini akan menenggelamkan kapal. Tanpa menyebutkan jenis kapal, asal, dan lokasinya, dia mengatakan penenggelaman tersebut sedang dipersiapkan.


"Harapannya akhir tahun ini akan melakukan penembakan lagi. Jenis kapalnya akan lebih besar," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper