Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benoa Targetkan 62 Kapal Pesiar Mulai 2015

Pelindo III Cabang Benoa menyebutkan jumlah kapal pesiar yang akan berlabuh di pelabuhan terbesar di Bali ini, pada tahun depan sebanyak 62 unit, atau meningkat 14,8% dibandingkan dengan target kedatangan 2014, 54 unit kapal pesiar.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 01 Oktober 2014  |  17:28 WIB
Benoa Targetkan 62 Kapal Pesiar Mulai 2015
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR--Pelindo III Cabang Benoa menyebutkan jumlah kapal pesiar yang akan berlabuh di pelabuhan terbesar di Bali ini, pada tahun depan sebanyak 62 unit, atau meningkat 14,8% dibandingkan dengan target kedatangan 2014, 54 unit kapal pesiar.
 
General Manager Pelindo III Cabang Benoa Ali Sodikin mengungkapkan  27 unit kapal diantaranya  mempunya kapasitas lebih dari 1.000 penumpang. Adapun estimasi kedatangan penumpang tahun depan sekitar 78.800 penumpang.
 
“Walaupun secara kuantitas unit kapal pesiar tidak mengalami peningkatan signifikan, tetapi jumlah penumpang akan melonjak cukup tinggi jika melihat ukuran kapal,” jelasnya, Rabu (1/10).
 
Tren kunjungan kapal pesiar ke Pelabuhan Bali terus meningkat setiap tahun. Data Pelindo III Pelabuhan Benoa, 2013 tercatat 41 kapal pesiar berlabuh di Pelabuhan Benoa. Khusus tahun ini, dari rencana kedatangan 54 kapal pesiar, hingga September tercatat sebanyak 36 kapal pesiar atau 66% telah menambatkan jangkarnya di pelabuhan.
 
Sementara, jumlah wisman yang datang ke daerah ini melalui pintu pelabuhan Benoa mencapai 20.062 orang, meningkat tipis 1,83% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Untuk mengantisipasi peningkatkan jumlah kapal pesiar, Pelabuhan Benoa berupaya meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan terutama untuk kedatangan kapal pesiar. Salah satu peningkatan itu adalah rencana penambahan panjang 50 meter sehingga totalnya menjadi 350 meter, dan lebar dermaga timur. Penambahan tersebut akan menelan dana mencapai Rp50 miliar.
 
Dalam dua tahun mendatang, Pelindo menargetkan panjang dermaga 400 meter agar dapat menampung dua kapal pesiar sekaligus. Selain itu, manajemen juga akan segera melakukan pendalaman kolam menjadi sekitar 10 meter.
 
Rencana perpanjangan dan pendalaman dermaga ini adalah salah satu upaya pelabuhan menarik minat kapal pesiar kapasitas besar untuk berkunjung. Saat ini kapal pesiar besar kebanyakan hanya singgah di Singapore dan Australia.
 
“Tahun depan mudah-mudahan Pelabuhan Benoa akan membuat banyak perubahan,” ujarnya.
 
Sebelumnya Ketua Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) Bali Ida Bagus Surakusuma atau Lolek menuturkan Bali sangat membutuhkan pelabuhan dengan daya tampung kapal pesiar lebih banyak.
 
Hal itu didasarkan bahwa sebetulnya kawasan ini merupakan salah satu jalur persinggahan kapal pesiar dari Hong Kong dan Australia.
 
“Rutenya kapal pesiar itu dari Hong Kong ke Singapura Bali terus balik lagi, begitu juga dari Australia itu akan mampir ke Bali. Maka sudah seharusnya pelabuhan di sini lebih bagus lagi kualitasnya,” tuturnya.
 
Kunjungan wisatawan mancanegara melalui pelabuhan dapat ditingkatkan apabila fasilitas di pelabuhan juga diperbaiki.

Dengan begitu, jumlah kapal pesiar akan terus bertambah dan memberikan pendapatan bagi daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal pesiar pelabuhan benoa
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top