Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DENNY INDRAYANA: Saya Belum Dipanggil Kejakgung

Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana membantah bahwa dirinya telah diperiksa oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejakgung) untuk perkara dugaan tindak pidana pemberian gratifikasi dalam proses pengangkatan notaris dengan tersangka mantan Direktur Perdata, Lilik Sri Hariyanto (LSH) dan Kasubdit Notariat, Nur Ali (NA).
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 September 2014  |  16:40 WIB
Wamenkumham Denny Indrayana - JIBI
Wamenkumham Denny Indrayana - JIBI
Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana membantah bahwa dirinya telah diperiksa oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejakgung) untuk perkara dugaan tindak pidana pemberian gratifikasi dalam proses pengangkatan notaris dengan tersangka mantan Direktur Perdata, Lilik Sri Hariyanto (LSH) dan Kasubdit Notariat, Nur Ali (NA).
 
"Saya belum dipanggil, belum ada surat pemanggilan. Tapi supaya menunjukkan penghormatan saya pada proses ini, ya saya datang saja dulu," tutur Denny di Kejaksaan Agung Jakarta, Senin (29/9/2014).
 
Kendati demikian, Denny berharap dirinya dapat diperiksa sebagai saksi untuk perkara tersebut pada hari Jumat (3/10) nanti. Pasalnya Denny mengetahui betul bagaimana perkara gratifikasi tersebut telah terjadi di Kementeriannya.
 
"Tadinya saya mau diperiksa hari ini, tapi karena ada tugas dari Presiden, jadi Insya Allah hari Jumat (3/10)," kata Denny.
 
Menurut Denny, dirinya telah mendapatkan banyak laporan dari pihak yang telah diperas oleh LSH dan NA. Sehingga Denny berharap pihak Kejaksaan Agung dapat segera memanggil Denny sebagai saksi untuk perkara tersebut.
 
"Ini kan bisa terbongkar karena informasi dari mereka yang diperas," tukas Denny.
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wamenkumham denny indrayana
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top