Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Bank Internasional Digugat Atas Dugaan Manipulasi Patokan Tarif

Barclays Plc, Bank of America Corp, Citigroup Inc dan 10 bank lain dituding bersekongkol memanipulasi ISDAfix, patokan yang digunakan untuk menetapkan tarif untuk derivatif suku bunga dan instrumen keuangan lainnya.
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 05 September 2014  |  10:52 WIB
Tiga Bank Internasional Digugat Atas Dugaan Manipulasi Patokan Tarif
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Barclays Plc, Bank of America Corp, Citigroup Inc dan 10 bank lain dituding bersekongkol memanipulasi ISDAfix, patokan yang digunakan untuk menetapkan tarif untuk derivatif suku bunga dan instrumen keuangan lainnya.

Bloomberg melaporkan dalam lamannya Jumat (5/9) bahwa The Alaska Electrical Pension Fund melayangkan gugatan terhadap bank tersebut ke Pengadilan Federal Manhattan, mengklaim bank tersebut berkolusi untuk mengatur ISDAfix pada tingkat yang palsu untuk memanipulasi pembayaran kepada investor secara derivative.

Tindakan itu menurut, Pension Fund, berdampak pada intrumen keuangan yang nilainya triliunan dolar yang mengacu pada patokan tersebut.

Bank-bank tersebut berkomunikasi menggunakan chat room elektronik dan alat komunikasi pribadi lainnya, biasanya mengirimkan kode-kode yang dimulai pada tahun 2009, rinci Pension Fund dalam gugatannya.

Pension Fund berusaha untuk mewakili semua investor yang mengambil bagian dalam transaksi derivatif suku bunga terkait dengan ISDAfix dari Januari 2006 sampai Januari 2014 ini menuntut ganti rugi yang belum diketahui jumlahnya, mungkin mencapai tiga kali lipat dari ketentuan hukum antimonopoli AS.

Mark Lane, juru bicara Barclays yang berbasis di London dan Danielle Romero-Apsilos, juru bicara Citigroup di New York menolak untuk mengomentari gugatan itu.

Bill Haldin, juru bicara Bank of America juga menolak berkomentar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gugatan manipulasi

Sumber : Bloomberg

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top