Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK CENTURY: Benarkah Uang Rp1 Miliar dari Robert Tantular Itu Pinjaman?

Terdakwa kasus Bank Century yang juga merupakan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya menyatakan pinjaman senilai Rp1 miliar yang diperoleh dari Robert Tantular murni merupakan urusan pribadi.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 09 Juni 2014  |  15:55 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Terdakwa kasus Bank Century yang juga merupakan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya menyatakan pinjaman senilai Rp1 miliar yang diperoleh dari Robert Tantular murni merupakan urusan pribadi.

Hal itu diakui oleh Budi Mulya dalam sidang di pengadilan Tipikor pada Senin (9/6/2014).

"Ini murni urusan pribadi, dan saya menyesalkan kealpaan dan kehilafan saya, karena meminjam kepada orang yang seharusnya tidak saya lakukan sebesar Rp1 miliar pada 11 Agustus 2008," ujar Budi Mulya seperti dikutip dari siara resmi yang disampaikan Forum Diskusi Ekonomi Politik (FDEP).

Budi Mulya mengutarakan alasan dirinya meminjam uang tersebut kepada Robert Tantular.

"Saya sebagai pejabat negara salah [apabila] mencari pendapatan di luar gaji dan fasilitas, karena saya ditawari oleh teman, bahwa ada investasi yang katanya hampir final kekuatan hukumnya," tuturnya.

Dalam persidangan sebelumnya, saksi ahli yang juga pakar hukum UI Professor Erman Rajagukguk menilai bahwa persoalan pinjam-meminjam antara Budi Mulya, dengan pemegang saham Bank Century Robert Tantular tidak melanggar hukum, tetapi dianggap tidak etis.

"Peminjaman [yang sudah dibayar] oleh pejabat BI kepada pemegang saham salah satu bank adalah sesuatu yang tidak wajar, dan tidak etis," Kata Guru Besar Fakultas Hukum UI tersebut.

Dia menganalogikan seperti seorang dosen yang meminjam uang kepada mahasiswanya.

"Seperti dosen meminjam uang kepada mahasiswa, tidak melanggar peraturan perundang-undangan, bukan pula sebuah tindakan korupsi, tetapi hanya melanggar kode etik profesionalitas," terangnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank century budi mulya robert tantular
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top