KRISIS THAILAND: Junta Militer Mulai Susun Program Ekonomi

Junta militer Thailand menetapkan sejumlah daftar kebijakan darurat seperti daftar harga bahan bakar minyak dan jaminan pinjaman bagi kelompok usaha kecil guna membangkitkan ekonomi yang terancam resesi setelah dilanda kerusuhan politik.
John Andhi Oktaveri | 02 Juni 2014 11:19 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Junta militer Thailand menetapkan sejumlah daftar kebijakan darurat seperti daftar harga bahan bakar minyak dan jaminan pinjaman bagi kelompok usaha kecil guna membangkitkan ekonomi yang terancam resesi setelah dilanda kerusuhan politik.

Program yang disampaikan oleh Marsekal Udara Prajin Juntong setelah melakukan pertemuan dengan para pejabat bidang perekonomian tersebut menetapkan sejumlah kebijakan jangka panjang.

Salah satunya adalah  terkait pembangunan kawasan ekonomi khusus di sejumlah perbatasan dengan Myanmar, Laos dan Malaysia.

Pihak militer menjatuhkan pemerintahan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra pada 22 Mei  lalu setelah berbulan-bulan negara itu dilanda kerusuhan.

Menurutnya, kepercayaan bisnis dan penyusutan atas pertumbuhan ekonomi kemudian menjadi ancaman atas negara tersebut.

Yingluck sendiri diperintahkan untuk mundur dua pekan sebelum dilakukan kudeta. Sebelumnya, pihak pengadilan memutuskan bahwa Yingluck telah bertindak melanggar undang-undang karena melakukan penyelewengan kekuasaan.

Sumber : Bloomberg

Tag : thailand, militer
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top