Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDUSTRI RUMAHAN: Hayashi Toys Mart Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

Hayashi Toys Mart, produsen boneka dan bahan baku boneka, menargetkan penjualan tahun ini mencapai 25.000 buah boneka per bulan seiring dengan permintaan yang terus meningkat.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 10 Mei 2014  |  05:59 WIB
 Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, BEKASI - Hayashi Toys Mart, produsen boneka dan bahan baku boneka, menargetkan penjualan tahun ini mencapai 25.000 buah boneka per bulan seiring dengan permintaan yang terus meningkat.

Pemilik Hayashi Toys Mart, Anang Sujana mengatakan target produksi mainan boneka dipastikan tumbuh setiap tahun. Selama 13 tahun, Anang mengaku kewalahan untuk melayani permintaan konsumen yang tersebar di beberapa daerah.

“Pasar kami sudah jelas. Saat ini sebenarnya under capacity, antara permintaan dan suplai lebih banyak permintaan, jadi serba kekurangan produk,” ujarnya kepada Bisnis.com.

Anang mengatakan perusahaan terkadang menolak pesanan dari konsumen lantaran membanjirnya permintaan.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, pihaknya menjalin kemitraan dengan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) mainan boneka guna menambah pasokan produksi. Pelaku IKM yang sudah menjalin kemitraan sekitar 20-an orang yang masing-masing memiliki kemampuan produksi yang berbeda.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

usaha boneka
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top