Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Pernyataan Bersama Menlu Asean Tentang Sengketa Laut China Selatan

Para menteri luar negeri Asean menyampaikan pernyataan bersama menyangkut peningkatan ketegangan di Laut China Selatan saat ini yang melibatkan China dan Vietnam.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 10 Mei 2014  |  19:35 WIB

Bisnis.com, Nay Pyi Taw, MYANMAR - Para menteri luar negeri Asean menyampaikan pernyataan bersama menyangkut peningkatan ketegangan di Laut China Selatan saat ini yang melibatkan China dan Vietnam.

Di sela KTT Asean ke-24, para menteri luar negeri dari 10 negara di Asia Tenggara itu mendorong seluruh pihak, sesuai dengan prinsip hukum internasional yang diakui secara internasional, termasuk United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu perdamaian dan stabilitas di wilayah itu.

"...serta menyelesaikan gangguan dengan maksud damai tanpa menggunakan ancaman dan paksaan," demikian isi pernyataan bersama dalam dokumen tertulis yang dibagikan kepada wartawan seusai pertemuan menteri luar negeri Asean, Sabtu (10/5/2014).

Para menteri menegaskan kembali pentingnya mempertahankan perdamaian dan stabilitas, keamanan maritim, kebebasan navigasi di atas Laut China Selatan, juga Enam Prinsip Asean terhadap Laut China Selatan.

Berbagai pihak pun diminta menghormati pernyataan bersama dalam KTT Asean-China ke-15 pada peringatan ke-10 Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (DOC).

Mereka juga menyerukan seluruh pihak untuk menjalankan DOC secara penuh dan efektif guna menciptakan lingkungan yang sarat kepercayaan dan keyakinan bersama.

"Kami menekankan kebutuhan menuntaskan segera Code of Conduct (COC) di Laut China Selatan."

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asean ktt asean 2014 sengketa laut china selatan
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top