Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Jateng Ngamuk Gara-gara Ketularan Ahok

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku jika kemarahannya ketika sidak di jembatan timbang Subah, Batang, muncul karena dirinya ketularan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 30 April 2014  |  16:03 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo - JIBI
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku jika kemarahannya ketika sidak di jembatan timbang Subah, Batang, muncul karena dirinya ketularan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama.

"Saya ketularan aja sama Pak Ahok, saya memang jarang marah, tapi kalau kita memang harus melakukan itu ya kita lakukan," ujar Ganjar usai menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Menara Bidakara, Rabu (30/4/2014).

Menurut Ganjar, jika pemerintah tidak tegas terhadap tindakan korupsi seperti pungutan liar, maka hal tersebut akan terus terjadi.

"Masalahnya (pungutan liar) itu jelas ada di depan kita. Kalau kita bilang 'jangan lakukan lagi ya', kira-kira mereka akan lakukan lagi atau tidak? Belum tentu kan? Sekali-kali memang perlu agak keras," tambahnya.

Ketika hal tersebut disampaikan kepada Ahok, mantan bupati Belitung Timur itu menanggapi dengan wajar.

"Dulu saya bilang kasar karena suka marah-marah. Sekarang Pak Ganjar yang terkena santun bisa marah sampai goyang-goyang badan orang kan? Itu  karena oknum-oknum birokrasi memang kurang ajar," ucap Ahok.

Sebelumnya, Ganjar diketahui marah besar saat memergoki praktik pungutan liar di jembatan timbang Subah, Batang, Jawa Tengah, ketika melakukan sidak Minggu malam (27/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gubernur jateng
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top