Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kekerasan di STIP, Kemenhub Evaluasi Kurikulum

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi kurikulum pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) menyusul tewasnya mahasiswa tingkat I Dimas Dikita Handoko.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 28 April 2014  |  13:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi kurikulum pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) menyusul tewasnya mahasiswa tingkat I Dimas Dikita Handoko.

Kepala BPSDM Kemenub Santoso Edi Wibowo mengatakan setelah peristiwa kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus pada 2008 pihaknya sudah meminimalisasi peluang terjadinya kekerasan di dalam kampus.

"Kali ini terjadi di luar lingkungan kampus saat akhir pekan ketika para taruna diizinkan untuk tingga di luar asrama. Berarti peluang kekerasan di dalam kampus sudah ditekan ," katanya, Senin (28/2014).

Pihak BPSDM yang mengelola belasan perrguruan tinggi kedinasan di lingkungan Kemenhub menurutnya akan mengevaluasi kurikulum bersama Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang pendidikan vokasi.

"Intinya setelah evaluasi itu kami ingin menghasilkan taruna yang mengayati menjadi pribadi yang beretika," tambahnya.

Pola pengasuhan taruna pun menurutnya akan diubah dengan melibatkan para taruna yang paling senior yakni mahasiswa tingkat IV.

Menurutnya para taruna paling senior tentunya sudah jauh lebih dewasa dan mampu mengendalikan emosi dan bisa mengayomi seluruh juniornya.

Selama ini,imbuhnya, para pola pengasuhan taruna junior haya melibatkan para senior tingkat II.

Dia menamahkan,  kesempatan untuk konseling masalah psikologi juga bakal dibuka selebar-lebarnya mengingat peluang stres yang dialami para taruna saat tinggal di asrama.

"Kami juga mengajak masyarakt umum di sekitar kampus untuk mengawasi perilaku para taruna guna mempersempit peluang terjadinya tindak kekerasan di luar lingkungan kampus," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stip Kekerasan di STIP
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top