Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pusat Diminta Ikut Danai Pembenahan DAS Citarum

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjamin daerah aliran sungai (DAS) Citarum sepanjang 80 kilometer bisa bersih jika pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp1 triliun.
Herdi Ardia
Herdi Ardia - Bisnis.com 23 April 2014  |  19:18 WIB
Pusat Diminta Ikut Danai Pembenahan DAS Citarum
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjamin daerah aliran sungai (DAS) Citarum sepanjang 80 kilometer bisa bersih jika pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp1 triliun.
 
Gubernur Heryawan mengatakan jika anggaran sebesar itu bisa disediakan pemerintah pihaknya menjamin sungai terpanjang di Indonesia tersebut bisa bersih dan tuntas dalam waktu setahun.

Menurutnya anggaran tersebut bisa menuntaskan persoalan sosial dan ekonomi yang menjadi penyebab kotornya Citarum selama ini.
 
"Program saya ini dipuji pemerintah pusat, pertanyaan mereka kenapa Jabar hanya menargetkan 0-20 kilometer pertama yang bersih,kenapa tidak 80 kilometer?" katanya saat mengunjungi Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia Jawa Barat, di Bandung, Rabu (23/4/2014).
 
Pihaknya hanya bisa menyediakan anggaran untuk 0-20 kilometer pertama bersih pada 2014 ini sebesar Rp100 miliar.

Program ini akan mulai digelar pada 2014 dengan mengambil posisi hulu Citarum di Cisanti hingga Majalaya, Kabupaten Bandung.

Menurutnya di 20 kilometer pertama ini ada sejumlah persoalan dari lahan kritis, pemukiman, peternakan rakyat hingga industri TPT. Tim bersama nantinya akan merancang produk bersama lewat rencana aksi multipihak.
 
“Ada sederetan pekerjaan, fungsi waktu, fungsi ruang, dan dana yang dibuat oleh tim bersama,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daerah aliran sungai sungai citarum
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top