Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelar Rapat Pleno, Kantor DPP PPP Dijaga Puluhan Simpatisan SDA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyelenggarakan rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali atau SDA di Kantor DPP PPP, Selasa (22/4/2014).
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 22 April 2014  |  16:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyelenggarakan rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali atau SDA di Kantor DPP PPP, Selasa (22/4/2014).

Berdasarkan pantauan Bisnis, terlihat puluhan loyalis atau simpatisan SDA sedang berjaga di dalam dan luar gedung kantor DPP PPP untuk menjamin keamanan selama rapat berlangsung.

Sebelumnya,SDA mengungkapkan alasan mengapa kantor DPP PPP dijaga oleh sejumlah simpatisan. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan kantor dari kegiatan ilegal yang dilakukan beberapa anggota pengurus harian tanpa persetujuan dari SDA selaku Ketua Umum.

"Mereka ditempatkan untuk berjaga-jaga agar kantor DPP PPP tidak disalahgunakan," kata SDA saat dijumpai wartawan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Senin (21/4/2014).

SDA mengakui penjagaan tersebut diperketat setelah kubu Sekjen DPP PPP Rohmarrurmurzy menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas) dan konferensi pers secara ilegal di kantor DPP PPP.

"Kantor dijaga agar kegiatan termasuk rapimnas liar yang dilakukan tanpa sepengetahuan Ketua Umum tidak terjadi lagi di kantor DPP PPP," ujarnya.

Sebelumnya, Romy cs menggelar rapimnas pada Sabtu (19/4/2014). Berdasarkan hasil rapimnas tersebut, SDA diberikan sanksi berupa pemberhentian sementara.

Sanksi tersebut diberikan karena SDA dinilai melanggar ketentuan partai dengan menghadiri kampanye akbar Partai Gerindra dan mendukung pencapresan Prabowo tanpa persetujuan dari seluruh jajaran PPP.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Konflik PPP kisruh ppp
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top