Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TNI AL Terima Pesawat Kedua CN 235 Buatan PTDI

Jajaran TNI Angkatan Laut untuk kedua kalinya menerima pesawat CN 235-220 buatan PT Dirgantara Indonesia, Rabu (12/3/2014). Serah terima pesawat itu dilakukan di Dermaga Madura, Komando Armada RI Kawasan Timur.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 12 Maret 2014  |  10:35 WIB
TNI AL Terima Pesawat Kedua CN 235 Buatan PTDI
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - Jajaran TNI Angkatan Laut untuk kedua kalinya menerima pesawat CN 235-220 buatan PT Dirgantara Indonesia, Rabu (12/3/2014).

Serah terima pesawat itu dilakukan di Dermaga Madura, Komando Armada RI Kawasan Timur.

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengatakan pesawat yang diserahkan pagi ini merupakan pesawat kedua dari tiga unit yang dipesan Kementerian Pertahanan.

"Pesawat pertama telah diserahkan 2013 dan pesawat kedua diserahterimakan kali ini serta yang ketiga dijadwalkan selesai Mei-Juni," jelasnya saat serah terima di Surabaya, Rabu (12/3/2014).

Sedianya ketiga pesawat CN 225-220 itu disemati nomor lambung P (Patroli) 860, 861, 862. Pesawat buatan DI tersebut akan melengkapi alat utama sistem persenjataan Puspernebal skuadron 800 wing.

Pesawat yang mengusung mesin multi engine dengan penggerak free turbine turbopropeler tipe GE CT 7-9C memiliki kekuatan jelajah 230 knot. Ketahanan terbang 9 jam dengan ketinggan hingga 25.000 feet. Unit tersebut memiliki tinggi 8,18 meter, panjang 22,2 meter dan rentang sayap 25,81 lebar.

Pesawat yang mampu mengusung 9 orang memiliki kemampuan mengidentifikasi objek dari 18.000 feet di atas permukaan laut menggunakan radar tectical mission system.

Dengan sistem pemantau tersebut, bisa mengidentifikasi orang di geladak dengan zooming dan mampu mengirimkan data real time.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni al ptdi
Editor : Nurbaiti
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top