Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Hambalang, KPK Geledah Sejumlah Tempat Terkait Anas

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, terkait kasus penerimaan hadiah proyek Hambalang dengan tersangka mantan Ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Lukmanul Hakim Daulay
Lukmanul Hakim Daulay - Bisnis.com 24 Februari 2014  |  16:59 WIB
Penggeledahan oleh tim penyidik KPK - JIBI
Penggeledahan oleh tim penyidik KPK - JIBI

 Bisnis.com, JAKARTA--Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, terkait kasus penerimaan hadiah proyek Hambalang dengan tersangka mantan Ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.


"Tadi siang pukul 11.30 WIB, petugas lakukan penggeledahan di sejumlah tempat terkait kasus Hambalang dengan tersangka AU," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, di gedung KPK, Senin (24/2/2014).

Johan menyebutkan  terdapat tiga lokasi yang digeledah oleh KPK. Tempat pertama sebuah rumah di Jl Kartika Pinang, Kelurahan Pinang, Kebayoran Lama.

Ada juga rumah lain yang beralamat di Jalan Cilandak Dalam 1 No 15-16, Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Yang terakhir adalah sebuah ruko di Pondok Indah Plaza 3E, No 10, Jakarta Selatan.

 Namun, dia belum bisa menginformasi secara resmi siapa saja pemilik properti itu. Namun informasinya, salah satu rumah itu milik Machfud Suroso yang juga menjadi salah satu tersangka kasus ini.

KPK saat ini tengah menelusuri kasus dugaan korupsi proyek Hambalang yang dananya mengalir ke Kongres Partai Demokrat 2010 lalu di Bandung, Jawa Barat. Sejumlah politisi partai besutan Presiden SBY itu telah diperiksa oleh KPK. Beberapa di antaranya bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Dalam pemeriksaan terakhir, Anas mengaku diperiksa terkait dengan Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung, Jawa Barat. Anas mengaku ada kemajuan dalam pemeriksaan itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus hambalang
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top