Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CBO: Defisit Fiskal Menyempit 3% Terhadap PDB

Congressional Budget Office (CBO) Amerika Serikat memperkirakan defisit fiskal menyempit ke level angka 7 tahun terendah pada 2014. Penyempitan defisit itu terjadi akibat penguatan perekonomian sehingga memicu meningkatnya pendapatan pajak dan konsumsi domestik.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 05 Februari 2014  |  22:10 WIB
AS memiliki peluang untuk mengurangi defisit fiskal dalam jangka pendek, tetapi tentangan fiskal justru masih berada pada jangka lebih panjang.  - bisnis.com
AS memiliki peluang untuk mengurangi defisit fiskal dalam jangka pendek, tetapi tentangan fiskal justru masih berada pada jangka lebih panjang. - bisnis.com

Bisnis.com, WASHINGTON — Congressional Budget Office (CBO) Amerika Serikat memperkirakan defisit fiskal menyempit ke level angka 7 tahun terendah pada 2014. Penyempitan defisit itu terjadi akibat penguatan perekonomian sehingga memicu meningkatnya pendapatan pajak dan konsumsi domestik.

Defisit fiskal akan menyempit menjadi US$514 miliar atau 3% terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan tahun lalu yaitu US$680 miliar. Proyeksi penyempitan defisit fiskal itu terlampui jauh dengan rekor defisit fiskal pada 2009 yang mencatat 9% dari PDB.

“Amerika Serikat pernah mencapai surplus fiskal dari 1998-2001,”tulis CBO dalam pernyataan resminya di Washington, Rabu (5/2/2014). Tidak hanya itu, pendapatan  dan belanja pemerintah diperkirakan melesat tahun ini sehingga mampu memperkecil defisit fiskal.

Meskipun CBO mengindikasikan perbaikan ekonomi jangka pendek, CBO mengutarakan kemungkinan membengkaknya defisit fiskal pada dekade mendatang juga besar. Hal itu diakibatkan oleh kemungkinan naiknya biaya asuransi kesehatan atau yang biasa disebut Obamacare dan bunga utang pemerintah.  

Selain itu, CBO memprediksi defisit fiskal berkurang menjadi US$478 miliar pada 2015 atau turun 3,4% dari estimasi sebelumnya. Defisit fiskal akan terus tumbuh seiring dengan kegagalan pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran di bawah 6% hingga kahir 2016.

“Ekonomi Amerika Serikat masih akan mengalami angka pengangguran yang besar dan penurunan sumber modal pada beberapa tahun ke depan,” kata CBO.

Indikasi CBO sekaligus akan menahan kenaikan pendapatan akibat asumsi akumulatif defisit mencapai US$1 triliun pada 2023, lebih tinggi dari setimasi semula. Defisit fiskal akan mencapai rekor tertinggi yaitu lebih dari US$1 triliun pada 2022.

“Kita [AS] memiliki peluang untuk mengurangi defisit fiskal dalam jangka pendek, tetapi tentangan fiskal justru masih berada pada jangka lebih panjang,” kata Michael Brown, ekonom Wells Fargo Securities LLC di Charlotte, North Carolina. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi amerika serikat

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top